Pasar Asia-Pasifik Diperkirakan akan Bergerak Naik, Nikkei 255 Telah Melonjak 1.43 Persen

302

(Vibiznews – Index) – Pasar Asia-Pasifik akan bergerak naik pada hari Selasa karena investor menavigasi situasi yang berubah di Rusia dan Ukraina.

Nikkei 225 berjangka Jepang di Osaka menunjuk ke pembukaan yang lebih tinggi di 26.640, naik 0,3%, dan kontrak berjangka yang terdaftar di Chicago naik 0,39% pada 26.755.

Dan pada pantaun RTI pukul 07:28 WIB terlihat indeks Nikkei 225 telah melonjak setinggi 1.43% atau 369.29 poin ke level 26896.11.

S&P/ASX 200 di Australia naik hampir 1% di awal perdagangan. Reserve Bank of Australia akan mengadakan pertemuan pada hari Selasa, tetapi diperkirakan hanya akan menaikkan suku pada kuartal ketiga, menurut jajak pendapat Reuters.

Di sisi pendapatan, raksasa teknologi China Baidu diperkirakan akan mengumumkan hasil kuartal keempatnya di akhir perdagangan Asia.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur resmi China dan PMI Manufaktur Caixin/Markit juga akan dirilis hari Selasa ini.

Saham AS bergejolak semalam, dan tiga indeks utama membukukan kerugian bulanan yang tajam karena investor menilai ketidakpastian di Rusia dan Ukraina, dan sanksi terkait.

Kedua negara mengadakan pembicaraan putaran pertama mereka pada hari Senin, dan Associated Press melaporkan bahwa lebih banyak negosiasi dapat segera dilakukan.

AS dan sekutunya telah mengumumkan sanksi berat terhadap Moskow setelah invasi Rusia ke Ukraina pekan lalu.

Kanada menjadi negara Barat pertama yang secara khusus menargetkan energi Rusia ketika mengatakan akan melarang impor minyak mentah Rusia. Gedung Putih mengatakan tidak mengesampingkan pembatasan pembelian minyak dan gas AS, tetapi sejauh ini belum memberikan sanksi kepada industri tersebut.

Bank sentral Rusia pada hari Senin telah menaikkan lebih dari dua kali lipat suku bunga utamanya karena rubel jatuh.

Mata Uang dan Komoditas

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, naik menjadi 96,747 dari 96,615.

Yen Jepang diperdagangkan pada 115,04, melemah dari 114,99, sementara dolar Australia berpindah tangan pada $0,7265.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS hampir datar di $95,73 per barel di perdagangan Asia.

Harga emas di pasar spot, yang secara tradisional merupakan tempat berlindung yang aman di saat ketidakpastian, terakhir diperdagangkan di $1.906,81.

Selasti Panjaitan/Vibiznews