Harga Karet Jepang Turun Sedikit Karena Melemahnya Indeks Nikkei

291
rubber

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang turun sedikit karena melemahnya Index Nikkei tapi dengan melemahnya kurs Yen dan persediaan bahan baku yang terbatas membuat harga karet tidak turun lebih lanjut.

Harga karet September di The Osaka Exchange turun 0.4 yen atau 0.2% menjadi 262.8 yen ($2.09) per kg.

Indeks saham Nikkei mencapai harga rata-rata terendah sejak 16 Maret dan turun 1.8%.

Penurunan harga karet terbatas karena para penyadap karet di Thailand sedang libur sehingga persediaan bahan mentah karet terbatas. Dan kurs dolar yen 125.61 yen melemah dari 124.99 yen pada hari Senin siang waktu Asia, melemahnya yen membuat barang-barang menjadi murah bila dibeli dalam mata uang lain.

Harga minyak mentah juga meningkat 6%  pada hari  Selasa, dengan meningkatnya harga minyak mentah maka harga karet sintetis yang berbahan karet menjadi lebih mahal, maka pembeli karet membeli karet alam kembali sehingga harganya naik

Harga karet September di Shanghai Futures Exchange naik 5 yuan menjadi 13,545 yuan ($2,126.77) per ton .

Warga Shanghai sudah boleh keluar rumah untuk pertama kalinya pada hari Selasa setelah lockdown selama dua minggu, penurunan penambahan penderita covid di Cina.

Harga karet Mei di Singapore Exchange SICOM turun 0.2% menjadi 172.9 sen USD.

Analisa tehnikal untuk karet Jepang dengan support pertama di 259.74 yen dan berikut ke 249.94 yen sedangkan resistant pertama di 269.54 yen dan berikut ke 279.34 yen.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting