Harga Kakao Turun, Produksi Cameroon Meningkat

252
cocoa

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun, meningkatnya produksi Cameroon dan persediaan kakao di Ivory Coas melimpah.

Harga kakao Juli di ICE New York turun $7 (0.27%) menjadi $2,627 per ton dan harga kakao Juli di ICE London turun 0.55%.

Produksi dari Cameroon, produsen kakao ke lima terbesar di dunia perkiraan produksi di 2021/22 naik 20% dari tahun lalu menjadi 350,400 MT menurut the Cocoa Development Corp.

Harga kakao turun karena persediaan kakao melimpah setelah pemerintah Ivory Coast mengumumkan pada hari Senin bahwa kakao yang dikirim petani ke pelabuhan Ivory Coast dari 1 Oktober sampai 10 April naik 6.7% dari tahun lalu menjadi 1.9 MMT.

Persediaan kakao di ICE AS meningkat sehingga harga kakao turun, persediaan kakao di ICE naik ke jumlah tertinggi 4 bulan menjadi 4.84 juta kantong.

Perkiraan kenaikan kelembaban cuaca di Afrika Barat juga menekan harga kakao pada hari Senin, setelah Maxar Technologies memperkirakan turunnya hujan di Afrika Barat pada minggu depan akan menaikkan kelembaban dari tanah sehingga mendorong pohon kakao untuk berbunga.

Kenaikan persediaan di Nigeria, negara produsen kakao terbesar ke empat di dunia membuat harga kakao turun setelah pada 28 Maret Nigeria mengumumkan ekspor bulan Februari meningkat 148% dari tahun lalu menjadi 27,656 MT.

Tanda-tanda permintaan kakao global naik setelah Gepex, group 6 eksportir kakao dari 6 negara penghasil kakao terbesar melaporkan pada hari Selasa kakao yang diproses bulan Maret naik 5.9% dari tahun lalu menjadi 52,539 MT

Pada 28 Februari The International Cocoa Organization (ICCO) memperkirakan produksi kakao global 2021/22 turun 5.2% dari tahun lalu menjadi 4.955 MMT dari rekor tahun 2020/21 di 5.226 MMT. ICCO juga memperkirakan pasar kakao global menjadi defisit – 181,000 MT dari surplus 215,000 di 2020/21

Permintaan kakao global pada kuartal ke 4 Mixed . The National Confectioners Association melaporkan pada 3 Februari lalu kakao yang digiling di AS turun 1.2% dari tahun lalu menjadi 116,614 MT lebih rendah dari lalu jumlah perkiraan naik +4.6% dari tahun lalu.

The European Cocoa Association melaporkan bahwa permintaan kakao untuk diproses kuartal ke 4 dari Eropa naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 365,826 MT diatas perkiraan naik 6% dari tahun lalu. Pada 2021 kakao yang diproses di Eropa naik 6.1% dari tahun lalu menjadi 1.46 MMT tertinggi sejak 1999.

Permintaan kakao untuk digiling dari Asia pada kuartal ke 4 naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 231,309 MT lebih tinggi dari perkiraan naik 2.3% dari tahun lalu.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,490 dan berikut di $2,380 sedangkan resistant pertama di $2,650 dan berikut di $2,710.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting