IHSG Senin Siang Menguat ke Level 7.263; Bangkit Melanjutkan Uptrend

187
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (18/4) terpantau menguat 28,429 poin (0,39%) ke level 7.263,961 setelah dibuka naik ke level 7.253,797. IHSG bangkit dari koreksi sebelumnya melanjutkan uptrend, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias melemah dipimpin Nikkei dengan Wall Street akhir pekan ditutup terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,08% atau 12 poin ke level Rp 14.356, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; melaju bertahap di antara sentimen percepatan pengetatan moneter the Fed serta rebound terbatas yen dari posisi 20 tahun terendahnya vs dollar. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.344.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,265 poin (0,25%) ke level 7.253,797. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,863 poin (0,37%) ke level 1.039,528. Siang ini IHSG menguat 28,429 poin (0,39%) ke level 7.263,961. Sementara LQ45 terlihat naik 0,45% atau 4,625 poin ke level 1.040,291.

Siang ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor basic industry yang menanjak 2,19%, diikuti sektor transport yang naik 1,96%.
Tercatat sebanyak 265 saham naik, 247 saham turun dan 169 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 903.887 kali transaksi sebanyak 14,861 miliar lembar saham senilai Rp 8,199 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat bias menguat, di antaranya Nikkei yang merosot 1,31%, dan Straits Times yang turun 0,82%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain XL Axiata (EXCL) 7,75%, Merdeka Cooper (MDKA) 5,71%, Adaro Minerals (ADMR) 5,24%, dan Mitra Pinasthika (MPMX) 4,53%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak bangkit dari koreksi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia bias melemah dipimpin Nikkei dengan Wall Street akhir pekan ditutup terkoreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan diintip profit taking namun tetap berpeluang cetak rekor baru, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.320 dan 7.355. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.090, dan bila tembus ke level 6.926.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group