Rupiah Awal Pekan Ditutup Tergelincir ke Rp14.457/USD; Posisi 8 Bulan Terendahnya

285
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (25/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup tergelincir tajam, ke posisi 8 bulan terendahnya, mengurangi sebagian loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah signifikan 0,70% atau 101 poin ke level Rp 14.457 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.356.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.460 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.472, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.457. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; berada di posisi 2 tahun lebih tertingginya di antara meningkatnya risk-off pasar yang mendongkrak dollar sebagai safe haven.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 101,50, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,12.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi melemah terbatas 9,627 poin (0,13%) ke level 7.215,979, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya memerah dipimpin bursa kawasan China mengikuti aksi jual di Wall Street oleh agenda kenaikan suku bunga agresif the Fed.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjakl. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.328 – Rp14.485.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting