Dinamika Bullish Dollar Menuju Rilis the Fed — Global Market Outlook, 2-6 May 2022 by Alfred Pakasi

729

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Prospek melambatnya ekonomi Eropa karena situasi perang dan di China karena lonjakan Covid menjadi perhatian investor global.
  • Memasuki bulan yang baru, pasar akan mencermati rilis FOMC Statement dan keputusan tingkat suku bunga the Fed pada Kamis nanti.
  • Perhatian juga diarahkan kepada rilis akhir pekan data Non-Farm Payrolls AS.

Pasar saham dunia terpantau bias melemah, harga emas terkoreksi, dan US dollar tetap bullish.

Minggu berikutnya, isyu prospek pemulihan ekonomi dunia global akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 2-6 May 2022.

===

Pasar Forex

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara mingguan menguat di minggu keempatnya, membukukan bulan terbaiknya sejak 2015 dan sempat berada di level 20 tahun tertingginya lalu terkoreksi di hari terakhir pasar, terpicu oleh the Fed yang agresif dan prospek melambatnya ekonomi Eropa dan China, di mana indeks dolar AS secara mingguan berakhir naik ke 103.21. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau turun ke 1.0541. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.0936 dan kemudian 1.1185, sementara support pada 1.0470 dan 1.0340.

Pound sterling minggu lalu terlihat melemah ke level 1.2567 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.3090 dan kemudian 1.3147, sedangkan support pada 1.2411 dan 1.2251. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir naik ke level 129.85. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 130.95 dan 131.25, serta support pada 124.76 serta level 121.27. Sementara itu, Aussie dollar terpantau turun ke level 0.7059. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.7376 dan 0.7458, sementara support level di 0.7033 dan 0.6967.

Pasar Saham

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum variatif dengan bias positif mengikuti gerakan Wall Street yang sempat rebound dan ekspektasi akan adanya kebijakan pendukung atas prospek melemahnya ekonomi China. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir melemah ke level 26,848. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 27,966 dan 28,339, sementara support pada level 26,051 dan 24,966. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 21,089. Minggu ini akan berada antara level resistance di 22,524 dan 24,862, sementara support di 19,665 dan 19,416.

Bursa saham Wall Street minggu lalu berakhir melemah di minggu kelimanya oleh aksi jual sektor saham teknologi, dengan S&P 500 mencatat level terendah di tahun ini dan Nasdaq di bulan terburuknya sejak 2008. Dow Jones secara mingguan melemah ke level 32,977, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 35,492 dan 35,824, sementara support di level 32,578 dan 32,272. Index S&P 500 minggu lalu turun ke level di 4,143.0, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4,516 dan 4,640, sementara support pada level 4,124 dan 4,061.

Pasar Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau melemah di minggu keduanya oleh penguatan dollar dan rencana the Fed mempercepat kenaikan suku bunganya, sehingga harga emas spot secara mingguan melemah ke level $1,896.99 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1998 dan berikut $2070, serta support pada $1872 dan $1844.

 

Dinamika pasar terus bergerak secara aktif, naik turun di pasar investasi. Dari prospek pemulihan ekonomi global yang terganggu, melejitnya harga minyak dunia, tingginya inflasi kelompok negara maju, panasnya situasi geopolitik di Eropa, serta melonjaknya lagi kasus Covid di China, dan seterusnya. Itu yang ramai terjadi dalam pasar financial global. Kalau Anda tidak punya banyak waktu dan kesempatan untuk mengikuti dan mengartikan pergerakan pasar demikian, Vibiznews.com dapat membantu Anda sepenuhnya serta memanfaatkannya untuk keputusan investasi yang lebih akurat. Terima kasih telah bersama kami karena mengingat kami ada demi sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting