IHSG Senin Siang Melemah Tajam 3,9% ke Level 6.948; Posisi 6 Minggu Terendahnya, Paska Liburan

224
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (9/5) terpantau melemah tajam 280,603 poin (3,88%) ke level 6.948,311 setelah dibuka turun ke level 7.040,314. IHSG jatuh ke posisi 6 minggu terendahnya setelah libur panjang Lebaran saat pasar saham dunia penuh gejolak dan tekanan, sementara bursa kawasan Asia siang ini melemah dipimpin Nikkei mengikuti Wall Street yang akhir pekan ditutup lanjut tergelincir.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,22% atau 32 poin ke level Rp 14.529, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; di sekitar 20 tahun tertingginya dan bullish sebagai safe haven di antara concern investor atas melajunya US Treasury yields, lockdown di China, perang Rusia – Ukraina, serta berlanjutnya kenaikan suku bunga. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.497 dan berada di level hampir 9 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah tajam -188,600 poin (2,61%) ke level 7.040,314. Sedangkan indeks LQ45 turun anjlok 30,127 poin (2,78%) ke level 1.055,317. Siang ini IHSG amblas melemah 280,603 poin (3,88%) ke level 6.948,311. Sementara LQ45 terlihat turun tajam 4,79% atau 51,969 poin ke level 1.033,475.

Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor technology yang merosot 4,98%, diikuti sektor finance yang turun 4,04%.
Tercatat sebanyak 142151 saham naik, 258 saham turun dan 117 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 1.153.722 kali transaksi sebanyak 15,470 miliar lembar saham senilai Rp 15,703 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 2,35%, dan Straits Times yang turun 0,10%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Astra International (ASII) -6,93%, Bank Mandiri (BMRI) -6,70%, Elang Mahkota (EMTK) -6,69%, dan Bank BRI (BBRI) -6,57%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak amblas signifikan setelah libur panjang saat pasar penuh gejolak dan tekanan, sementara bursa kawasan Asia melemah dipimpin Nikkei mengikuti Wall Street yang ditutup lanjut tergelincir. Berikutnya IHSG kemungkinan tetap di zona merah dengan mengurangi sebagian loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.267 dan 7.355. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.897, dan bila tembus ke level 6.814.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group