Nikkei 12 Mei Anjlok ke Terendah 2 Bulan Merespon Rilis Data Inflasi AS

185
(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan hari Kamis (12/5/2022). Indeks Nikkei anjlok ke posisi terendah 2 bulan oleh aksi jual saham-saham sektor teknologi yang berkapital besar serta saham eksportir utama oleh penguatan yen Jepang. 
Sentimen tertekan merespon laporan data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan pada bulan April. IHK utama di AS bertahan mendekati tertinggi 40 tahun di 8,3% pada bulan April, sementara IHK inti juga lebih tinggi dari yang diharapkan pada 6,2%, memicu kekhawatiran di antara investor bahwa kenaikan harga dapat bertahan dan memicu kekhawatiran tentang suku bunga yang lebih cepat.
                   Berita Nikkei lainnya di Telegram Vibiznews

Indeks harian Nikkei ditutup turun 464,92 atau 1,77% menjadi 25.749. Namun untuk indeks Topix masih lemah dengan turun 1,19% menjadi 1.829 ke  level terendah dalam hampir dua bulan.  Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2022 bergerak negatif  dengan turun 480 poin atau 1,83% ke posisi 25770.

Pelemahan Nikkei dipicu oleh anjloknya saham  SoftBank Group (-8%), Keyence (-2,3%), M3 Inc (-10,3%) dan Recruit Holdings (-2,6%). Saham kapital besar lainnya juga menurun seperti saham Kawasaki Kisen (-2,1%), Fast Retailing (-4,6%), Oriental Land (-4,9%) dan Takeda Pharmaceutical (-3,2%).

Saham eksportir utama turun karena penguatan yen seperti saham Toyota Motor turun 1,5% meskipun membukukan rekor laba bersih setahun penuh, namun mengeluarkan perkiraan hati-hati karena pandemi dan perang di Ukraina mengganggu rantai pasokan.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting