Harga Karet Naik Kembali dari Harga Terendah 8 1/2 Minggu

313

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang naik pada awal minggu dari harga terendah 8 ½ minggunya, kenaikan dari harga karet di Shanghai Futures, perkiraan permintaan akan meningkat dari Cina

Harga karet Oktober di The Osaka Exchange naik 3.1 yen atau 1.3% menjadi 244 yen ($1.9) per kg. Pada hari Jumat lalu sempat turun ke harga terendah sejak 15 Maret di 240.4 yen.

Indeks Nikkei pada hari Senin ditutup naik sehingga mempengaruhi kenaikan harga karet Jepang.

Harga minyak mentah naik pada hari Senin naik lebih dari 3% menjadi 1 ¾ bulan tertinggi. Kenaikan harga minyak mentah membuat harga karet sintetis lebih mahal karena berbahan baku minyak mentah, sehingga pembeli akan beralih membeli karet alam.

Harga karet September di The Shanghai Futures Exchange naik 275 yuan menjadi 13,070 yuan ($1,922) per ton , harga karet naik mengabaikan indikator ekonomi yang lemah di Cina.

Kenaikan harga karet Jepang karena mengikuti kenaikan harga dari karet di Shanghai, walaupun secara keseluruhan tren harga karet masih turun karena produksi mobil di Jepang berkurang dan juga pabrik ban di Cina mengurangi kapasitas produksinya ke level terendah karena lockdown akibat covid di Cina.

Aktivitas retail dan industri turun tajam di bulan April akibat meluasnya daerah yang di lockdown, sehingga pekerja dan konsumen di rumah, sehingga ada kendala dari rantai pasokan sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Cina.

Persediaan karet di gudang yang diawasi oleh the Shanghai Futures Exchange naik 1.3% dari minggu lalu.

Bursa Singapura ditutup karena hari libur.

Analisa tehnikal untuk karet dengan support pertama di 240.86 yen dan berikut ke 234.73 yen sedangkan resistant pertama di 253.56 dan berikut ke 260.13 yen

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting