Bank Mandiri (BMRI): Kinerja Q1-2022, Laba Bersih Tumbuh Hampir 70% dengan Strategi Tingkatkan NIM

311

(Vibiznews – IDX Stocks) – PT Bank Mandiri Tbk dengan kode saham BMRI mengalami peningkatan kinerja pada Q1 2022. Laba bersih tumbuh 69,5% menjadi 10 triliun rupiah dibandingkan laba bersih 5,9 triliun rupiah pada Q1 2021.

Pendapatan bunga dan syariah naik +7,3% YoY, sedangkan beban bunga dan syariah turun sebesar 18,5% sehingga pendapatan bunga dan syariah bersih (Net Interest Income atau NII) naik sebesar 17,1%.

Peningkatan laba bersih ini juga didorong oleh penurunan beban provisi (CKPN) sebesar 20,3% dari 5,1 triliun rupiah pada Q1 2021 menjadi 4,1 triliun rupiah pada Q1 2022.

Pendapatan operasional lainnya juga meningkat sebesar 30,1% YoY menjadi 7,9 triliun rupiah. Pencapaian laba bersih BMRI pada Q1 2022 ini setara dengan 29,7% dari target laba bersih FY22 hasil konsensus para analis sebesar 33,7 triliun rupiah.

Dari segi operasional, total kredit disalurkan meningkat 8,9% YoY. Dana pihak ketiga meningkat sebesar 7,4%, didukung oleh CASA yang naik sebesar 11,7%.

Selain itu, BMRI juga mencatatkan perbaikan kualitas aset, dimana rasio gross Non Performing Loan (NPL) pada Q1 2022 tercatat senilai 2,66% (vs. 3,15% pada Q1 2021). Net Interest Margin (NIM) meningkat 21 basis poin, dari 5,1% pada Q1 2021 menjadi 5,31% pada Q1 2022.

Pada tahun 2022 ini, BMRI berencana untuk focus dalam membidik penyaluran kredit ke sector infrastruktur dalam rangka memperkuat bisnis wholesale sekaligus mengincar kredit dengan yield yang tinggi. Dengan kata lain emiten ini adalah sebagai bagian dari strategi menaikkan Net Interest Margin (NIM).

Untuk pergerakan harga saham BMRI pada hari ini, Selasa (17/05) ditutup naik 0.64% atau 50 poin ke harga Rp7850 per lembar saham.
Dan untuk kinerja saham BMRI pada sepanjang tahun ini, sudah meningkat sebesar 11.74% atau 825 poin dengan PER 9.13 kali dan Market Capitalization mencapai Rp366.33 triliun.

Selasti Panjaitan/Vibiznews