Harga Tembaga Naik Permintaan Industri di Perkirakan akan Naik Kembali

140

(Vibiznews – Commodity) – Harga tembaga naik pada penutupan pasar hari Selasa penurunan penularan virus covid-19 di Cina membuat lockdown direncanakan akan dilepas sehingga permintaan akan logam industri diperkirakan akan naik kembali.

Harga tembaga konrak tiga bulan di the London Metal Exchange (LME ) naik 1.1% menjadi $9,341 per ton setelah mencapai harga tertinggi sejak 6 Mei di $9,418.

Tembaga digunakan untuk pembangkit listrik dan sektor konstruksi, turun ke harga terendah lima bulan pada minggu lalu karena kenaikan tingkat suku bunga AS dan lockdown di Cina akibat Covid

Shanghai pada hari Senin merencanakan untuk menghentikan lockdown yang sudah berlangsung 6 minggu, yang selama 6 minggu telah merusak perekonomian Cina sehingga mengganggu rantai pasokan dan ditutupnya pabrik2.

Di Shanghai telah tiga hari berturut-turut tidak ada penambahan kasus covid baru, sehingga lockdown akan dibuka secara bertahap, sehingga perkiraan perekonomian akan berjalan lagi.

Dolar AS melemah untuk hari ke tiga ber turut-turut, sehingga harga logam industri menjadi lebih murah bagi pembeli di mata uang lain.

Persediaan tembaga di gudang LME turun 18% menjadi 98,700 ton sejak 5 Mei

Harga logam industri lainnnya:

  • Harga aluminium di LME naik 1.75 menjadi $2,881 per ton
  • Harga zinc naik 2.5% menjadi $3,651
  • Harga lead tetap di $2,095 per ton
  • Harga timah naik 0.8% menjadi $34,150
  • Harga Nikel turun 0.5% menjadi $26,420

Analisa tehnikal untuk tembaga dengan support pertama di $8,983 kemudian ke $8,807 sedangkan resistant pertama di $9.346 dan berikut ke $9,533

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting