Kospi 18 Mei Tambah Kuat Di tengah Kekhawatiran Kebijakan Agresif The Fed

250

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan ditutup lebih tinggi pada perdagangan hari Rabu (18/5/2022) di tengah ketidakpastian yang berkepanjangan atas inflasi yang lebih tinggi dan pengetatan moneter yang agresif di negara-negara ekonomi utama. Indeks Kospi mendaki ke posisi tertinggi hampir dua pekan imbas keuntungan saham teknologi Wall Street.

Lonjakan saham teknologi di bursa Wall Street semalam oleh bargain hunting memberikan dorongan beli bagi saham-saham sektor teknologi yang juga berkapital besar. Namun secara fundamental Kospi dibayangi oleh komentar hawkish Jerome Powell Powell tentang tekad bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga sampai inflasi mereda.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup menguat 5,54 poin atau 0,21 persen menjadi  2.625,98.  Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat  0,81 poin atau 0,23% ke posisi 348.34, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 351.20 dan sempat turun ke posisi terendah di 347.13.

Sebagian besar saham berkapitalisasi besar ditutup lebih tinggi seperti saham pemimpin pasar Samsung Electronics naik 0,74 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix naik 0,89 persen,saham pembuat baterai utama LG Energy Solution naik 0,37 persen dan Samsung Biologics melonjak 3,52 persen.

Sementara itu terjadi pergerakan sebaliknya pada saham Kakao, operator mobile messenger Kakao Talk yang melemah 0,72 persen.