Rekomendasi Emas 18 Mei 2022: Berbalik Turun karena Naiknya Yield Obligasi AS

657

(Vibiznews – Commodity) Harga emas sempat naik ke $1,830 pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa, didukung oleh naiknya harga minyak mentah yang menyentuh ketinggian 9 minggu dan turun tajamnya indeks dollar AS. Meskipun demikian kenaikan harga minyak mentah dan penurunan indeks dollar AS kelihatannya sudah kehabisan tenaga. Selain itu, terlihat juga adanya aksi “short-covering” di pasar berjangka pada hari Selasa. Namun dalam perdagangan selanjutnya harga emas kembali tertekan turun ke $1,821 karena naiknya yield obligasi AS 10 tahun ke arah 3%.

Emas berjangka kontrak bulan Juni turun $2.50 ke $1,821.40 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Juli naik $0.209  ke $21.755 per ons.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik secara solid pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar lebih bersemangat pada hari Selasa karena laporan Cina akan mulai melonggarkan lockdown di kota-kota utamanya termasuk Hong Kong dan Shanghai.

Indeks Euro Stoxx 600 naik lebih dari 1%, Indeks FTSE 100 Inggris naik 0.8%, dan indeks saham berjangka AS naik antara 0.7% sampai 1.15% yang menunjukkan sentimen pasar yang bagus.

Ekonomi zona Euro bertumbuh sebesar 0.3% pada kuartal pertama dan secara tahunan naik 5.1%. Angka ini lebih baik daripada yang diperkirakan pasar. Laporan pekerjaan dari Inggris menunjukkan bahwa tingkat pengangguran Inggris turun ke level terendah sejak tahun 1974 di 3.7% dalam 3 bulan pertama dari tahun ini. Angka detil lebih lanjut menunjukkan bahwa Average Earnings Including Bonus naik sebesar 7% per tahun di bulan Maret, lebih tinggi daripada yang diperkirakan pasar kenaikan sebesar 5.4%.

“Support” terdekat menunggu di $1,815 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800 dan kemudian $1,785.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,834 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,850 dan kemudian $1,875.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido