The Fed AS Masih Akan Menaikkan Suku Bunga – Market Mover 18 May 2022 by Asido Situmorang

226

(Vibiznews – Market Mover) Pasar investasi global mencerna pernyataan para pejabat Federal Reserves AS yang sedang berjuang untuk mengatasi inflasi yang naik tinggi.

Ketua The Fed AS Jerome Powell pada hari Selasa menyatakan bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga setinggi yang diperlukan untuk menekan lonjakan inflasi yang katanya mengancam fondasi ekonomi.

The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar tiga perempat poin persentase tahun ini, dan berada di jalur untuk meningkatkannya lagi dalam peningkatan setengah poin persentase pada dua pertemuan berikutnya di bulan Juni dan Juli.

Bagaimanakah pengaruh kebijakan Federal Reserves AS bagi perdagangan investasi global?

Dari pasar Forex, dolar AS bergerak naik merespon pernyataan ketua The Fed yang masih akan menaikkan suku bunga sampai inflasi turun, sedangkan mata uang saingannya seperti Euro, Poundsterling dan Australia Dolar bergerak lemah.

Dari pasar Index, bursa saham global bergerak mixed dengan kehati-hatian mencermati pernyataan pejabat The Fed yang masih mensinyalkan kenaikan suku bunga AS. Bursa Asia berakhir mixed. Sedangkan bursa Eropa bergerak sebagian besar lemah dengan kekhawatiran kenaikan suku bunga AS.

Bursa saham AS akan mencermati data perumahan AS yang jika terealisir melemah akan menekan Bursa Wallstreet ini.

Dari pasar Komoditas, harga emas bergerak negatif tertekan penguatan dólar AS dan indikasi kenaikan suku bunga AS. Sedangkan harga minyak bergerak naik dengan penurunan pasokan minyak mentah mingguan AS.