Harga Minyak WTI dan Brent 19 Mei di Eropa Semakin Tertekan, Terendah dalam Sepekan

180

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah terpantau masih melemah di pasar komoditas sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) melanjutkan pelemahan sesi sebelumnya. Penurunan harga minyak berlaku untuk minyak berjangka AS WTI dan juga minyak jenis Brent yang selama 2 sesi terakhir sudah anjlok 4% lebih.

Investor sedang mempertimbangkan kekhawatiran atas pasokan global yang ketat dan larangan Uni Eropa yang tertunda terhadap minyak Rusia terhadap prospek perlambatan ekonomi global.

Uni Eropa bulan ini mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia yang akan mencakup larangan total impor minyak dari negara musuh dalam waktu enam bulan, dengan persetujuan tertunda karena penolakan dari beberapa negara anggota. Komisi Eropa pada hari Rabu mengumumkan rencana €210 miliar bagi Eropa untuk mengakhiri ketergantungannya pada energi Rusia pada tahun 2027, dan menggunakan poros menjauh dari Moskow untuk mempercepat transisinya ke energi hijau.

Sementara itu data industri dari API (American Petroleum Institute) menunjukkan pasokan minyak mentah dan bensin AS turun pekan lalu, karena penyulingan meningkatkan produksi sebagai tanggapan atas persediaan produk yang ketat dan ekspor yang mendekati rekor yang telah mendorong harga solar dan bensin AS ke level rekor.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak berjangka bulan Juni 2022 turun ke posisi terendah dalam sepekan dengan melemah 1,04% ke posisi US$108.43 per barel setelah dibuka pada posisi US$109.09, sedangkan untuk minyak acuan dunia atau jenis Brent anjlok 0,66% ke posisi US$108.39 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya hingga penutupan sesi Amerika, harga kedua patokan minyak mentah dunia tersebut diperkirakan akan terus tertekan.