Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

109

(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari Kamis, Harga jagung naik, ekspor minguan meningkat, harga kedelai naik, ekspor mingguan meningkat dan harga gandum turun lemahnya larangan ekspor gandum dari India.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Kamis untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Juli di CBOT naik 1.75 sen (0.22%) menjadi $7.8325 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Kamis naik setelah Laporan Ekspor Mingguan sebesar 435,310 MT jagung yang dipesan sampai 12 Mei. Masih dalam range teratas dari perkiraan dan dua kali lipat dari minggu lalu. Negara tujuan penjualan terbagi ke Taiwan, Korea Selatan, Cina dengan range masing-masing antara 59,300 sampai 64,900 MT. Dari persediaan baru sebesar 588,462 MT jagung yang dipesan, masih diatas pesanan minggu lalu. Negara pembeli terbesar untuk persediaan baru adalah Cina 544,000 MT.

Kedelai

Harga kedelai Juli di CBOT naik 27.75 sen (1.67%) menjadi $16.9050 per bushel, harga soymeal Juli naik $11.3 (2.73%) menjadi $425.3 per ton dan harga minyak kedelai turun $1.02(1.27%) menjadi $79.53.

Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Kamis setelah laporan ekspor mingguan sebesar 752,689 MT kedelai dipesan naik dari minggu lalu dan diatas range perkiraan, Cina menjadi negara pemesan terbesar 392,600 MT dan Belanda 84,600 MT. Dari persediaan baru dipesan 149,500 MT dua kali lipat dari minggu lalu. Negara dengan tujuan tidak dikenal membeli 113,500 MT.

Untuk soymeal sebesar 293,172 MT pemesanan minggu ini sampai 12 Mei dengan minyak kedelai setelah dikurangi 495 MT.

Gandum

Harga gandum Juli di CBOT turun 30.25 sen (2.46%) menjadi $12.0050 per bushel.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Jumat kembali turun setelah Laporan Ekspor Mingguan dengan 8,515 MT gandum dari persediaan lama yang dipesan sampai 12 Mei, jumlah yang normal pada akhir tahun marketing ini, sedangkan dari persediaan baru diatas perkiraan 325,575 MT

India mengijinkan untuk mengekspor 5 kapal dari pelabuhan, salah satunya ke partner baru Mesir.

 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting