Forex Eropa EURUSD 23 Juni: Laporan PMI Mengkhawatirkan Euro

107
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa Kamis (23/6/2022) posisi euro dalam pair EURUSD anjlok cukup signifikan sejak sesi Asia yang telah tembus area support harian secara teknikal. Selain oleh pergerakan rebound dolar AS, posisi pair tertekan oleh laporan PMI kawasan Euro hari ini.

Laporan flash PMI kawasan Euro serta negara Jerman dan Perancis menunjukkan data yang lebih rendah dari data sebelumnya dan juga perkiraan. Mengkhawatirkannya data ini memberikan sinyal kuat  meningkatnya risiko resesi yang akan terjadi.

Sementara itu, obligasi 10 tahun Jerman telah reli dengan imbal hasil turun sebanyak 14bps karena pasar melepas taruhan pengetatan ECB.

Sebelumnya posisi Euro menguat ke atas $ 1,05  setelah Presiden ECB Lagarde menegaskan kembali rencana untuk menaikkan suku bunga dua kali musim panas ini menyusul langkah-langkah minggu lalu untuk mengurangi kekalahan pasar yang telah menyalakan kembali kekhawatiran tentang krisis utang baru di pinggiran selatan blok itu.

 
Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa bergerak rebound kuat di kisaran  tertinggi dalam hampir 20 tahun; setelah terkoreksi selama 2 sesi berturut. Menguat oleh pemburuan aset safe haven merespon komentar Jerome Powell akan ancaman resesi ekonomi.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD akan melemah, pair kini berada di posisi 1.0497 yang berusaha naik dari posisi  terendah di 1.0482. Jika tembus kembali ke posisi 1.0580  akan mendaki ke  resisten kuatnya  di 1.0625 – 1.0670. Namun jika terkoreksi kembali akan ke posisi 1.0482 sebelum meluncur ke support kuat di 1.0488 – 1.0430.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting