Harga Jagung, Kedelai dan Gandum Turun Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

106

(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 23 Juni 2022 , Harga biji-bijian semua turun , Sementara menantikan Laporan Penjualan Ekspor Mingguan yang ditunda ke hari Jumat. Harga jagung, harga kedelai dan gandum semua turun para investor di pasar komoditas mengalami khawatiran akan penurunan pertumbuhan ekonomi yang akan mengurangi permintaan, pertumbuhan tanaman yang membaik dan juga beralihnya perhatian dari gangguan perang ke ekspor dari Laut Hitam

Harga pada Penutupan Pasar pada hari Selasa untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Desember di CBOT turun 38.25 sen (5.51%) menjadi $6.5550 per bushel.

Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Kamis ke harga terendah sejak 6 Juni sementara menantikan Laporan Penjualan Ekspor Mingguan yang ditunda dilaporkan pada hari Jumat dengan perkiraan antara 300k -600k MT dari persediaan lama dan dari persediaan baru dengan perkiraan 200k -600k MT.

Kedelai

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 61 sen (4.13%) menjadi $14.1550 per bushel, Harga soymeal Desember turun 12 sen (3%) menjadi $387.9 per ton dan harga minyak kedelai Desember turun $3.58 (5.31%) menjadi $63.89.

Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Kamis turun delapan kali dalam sembilan hari sementara menantikan Laporan Penjualan Ekspor Mingguan dengan perkiraan antara 100k – 300k dari persediaan lama dan dari persediaan baru dengan perkiraan dibawah 500k MT. Untuk soymeal dengan perkiraan antara 100k -300k MT dijual di tahun 2021/22. Untuk minyak kedelai perkiraan pemesanan dibawah 25k MT.

 

Gandum
Harga gandum September di CBOT turun 39.50 sen (3.99%) menjadi $9.4925 per bushel.

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Kamis ke harga terendah sejak 1 Maret
sementara menanti Laporan Penjualan Ekspor Mingguan yang ditunda menjadi hari Jumat dengan range perkiraan antara 150k – 400k MT penjualan dari gandum baru sampai 16 Juni.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting