Harga Karet Jepang Naik Melemahnya Yen Jepang

155
rubber

(Vibiznews – Commodity) – Harga Karet pada penutupan pasar hari Selasa naik sedikit  . Harga karet sempat turun karena harga raw material di Thailand. Penurunan terhenti karena melemahnya yen Jepang dan perkiraan permintaan Cina akan naik kembali.   

Harga karet Desember di Osaka Exchange naik 0.2 yen atau 0.1% menjadi 259.2 yen ($1.91) per kg. 

https://www.vibiznews.com/index.php/2022/06/27/harga-karet-jepang-tidak-berubah-karena-kekhawatiran-inflasi-domestik/

Harga Thai rubber sheet mencapai 71.00 baht $2.02) per kg pada hari Selasa, harga terendah sejak 11 Februari. 

Harga karet latex Thai sempat mencapai harga terendah sejak 26 Januari di 43.35 baht perkg. 

Yen Jepang melemah dimana satu dolar diperdagangkan 135.69 yen dari 134.88 yen pada hari Senin siang. Melemahnya Yen membuat harga asset di Jepang dengan kurs Yen menjadi lebih murah bagi pembeli dengan mata uang di luar Yen. 

Optimisme bahwa pasar akan bergerak kembali di Cina akan  setelah pembatasan covid berangsur-angsur dilepas. Namun kembalinya permintaan Cina memerlukan waktu paling tidak lebih dari 3 bulan.  

Harga karet di Shanghai Futures Exchange September naik 100 yuan menjadi 12,930 yuan ($1,933.54) per ton. Harga karet sempat naik ke tertinggi sejak 14 Juni di 12,965 yuan pada awal pasar. 

Harga karet Juli di Singapore Exchange, SICOM naik 0.8% menjadi 162.9 sen USD 

Analisa tehnikal untuk karet  dengan support pertama di 256.74 yen dan berikut ke 253.47 yen sedangkan resistant pertama di 261.64 dan berikut ke 263,27 yen 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting