Rupiah Kamis Berakhir Melemah ke Rp14.897/USD; Dollar di Eropa Tertahan, Sentimen the Fed Hawkish

132
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (30/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah di hari ketiganya, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa tertahan setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,32% atau 48 poin ke level Rp 14.897 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.849. Rupiah terpantau berada di level 21 bulan terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.860 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.897, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.897. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa tertahan setelah menguat 2 hari; rehat setelah melaju oleh pernyataan Chairman the Fed yang hawkish dan menunjukkan akan berlanjutnya kenaikan suku bunga yang agresif.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun tipis ke level 105,06, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,09.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi melemah 30,769 poin (0,44%) ke level 6.911,582, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di tengah investor yang terus mencermati risiko inflasi dan resesi dunia serta Wall Street yang bergerak fluktuatif.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menurun perlahan. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.727 – Rp14.949.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting