Harga Kakao Turun ke Terendah 11 Bulan

243

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis turun. Penurunan harga selama seminggu. Harga kakao pada hari Kamis di New York turun ke terendah 11 bulan. Harga kakao di London turun ke terendah dua minggu.  

 Harga kakao September di ICE New York turun $26 (1.10%) menjadi $2,340 per ton dan harga kakao September di ICE London turun 0.52%. 

Harga kakao turun karena hujan turun di Afrika  Barat sehingga hasil panen dapat meningkat di  Ivory Coast dan Ghana . 

Kekhawatiran karena kenaikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang turun membuat permintaan kakao turun. The International Cocoa Organization pada  tanggal 16 Juni   mengeluarkan data bahwa meningkatnya inflasi membuat konsumsi yang tidak penting dan  barang mewah termasuk kakao akan berkurang 

Harga kakao turun karena meningkatnya persediaan di Ivory Cost setelah Laporan pemerintah Ivory Coast bahwa petani mengirim 2.27 MMT kakao ke pelabuhan dari 1 Oktober –26 Juni turun 1.3% dari tahun lalu, naik 0.5% dari minggu sebelumnya yang persediaan  turun 1.8% dari tahun lalu. 

Persediaan kakao meningkat merupakan faktor penurunan harga kakao, Persediaan kakao meningkat di ICE pada 9 Juni   ke jumlah tertinggi 10 ½ bulan menjadi 5.817 juta kantong. 

Harga kakao      naik  karena Laporan ICCO pada 1 Juni bahwa cuaca dan hama tidak mempengaruhi produksi pada tahun ini, tetapi yang mempengaruhi biaya pengangkutan dan harga pupuk. The ICCO mengatakan kekurangan pupuk membuat kuantitas dan kualitas dan ukuran dari biji kakao berkurang pada tahun depan. 

Turunnya persediaan di Nigeria, negara produsen kakao terbesar ke empat di dunia membuat harga kakao naik   pada hari Senin lalu Nigeria mengumumkan ekspor bulan Mei  turun  46% dari tahun lalu menjadi 12,497 MT. 

Pada 28 Februari The International Cocoa Organization (ICCO) memperkirakan produksi kakao global 2021/22 turun 5.2% dari tahun lalu menjadi 4.955 MMT dari rekor tahun 2020/21 di 5.226 MMT. ICCO juga memperkirakan pasar kakao global menjadi defisit – 181,000 MT dari surplus 215,000 di 2020/21. 

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,390  dan berikut di $2,350 sedangkan resistant pertama di $2,480 dan berikut di $2,560.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting.