Harga Karet Turun, Harga Bahan Mentah Turun

195
karet

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang turun pada hari Kamis. Harga karet turun mengikuti turunnya  harga bahan mentah di Thailand. Pasar Modal di Jepang turun. Penjualan Mobil di Cina meningkat kembali dan laporan sektor pabrik dan jasa naik membatasi penurunan harga karet. 

Harga karet Desember di Osaka Exchange turun 2 yen atau 0.8% menjadi 257.4 yen ($1.89) per kg. Penurunan terbesar sejak 14 Juni.   

Harga karet turun di OSE mengikuti turunnya harga latex, sedangkan melemahnya sedikit membatasi penurunan. 

Harga latex di Thailand mencapai harga terendah sejak 12 Januari. Harga lateks 42.75 baht ($1.21) per kg pada hari Rabu.  

Saham-saham Jepang turun pada hari Kamis, melemah 1.5% . Data produksi industri bulanan di Jepang turun terendah 2 tahun. Yen melemah ke kurs terendah 24 tahun. Data ini membuat kekhawatiran pertumbuhan ekonomi turun. 

Harga karet di Shanghai Futures Exchange September naik 10 yuan menjadi 12,875 yuan ($1,923.74) perton. 

Data sektor pabrik dan jasa Cina aktivitasnya turun karena berhenti 3 bulan lockdown covid di Shanghai. 

Penjualan retail mobil di Cina naik 28% dari 20 Juni – 26 Juni dibanding bulan Mei menurut the China Passanger Car Association (CPCA). 

Harga karet Juli di Singapore Exchange SICOM turun 0.3% menjadi 164.6 Sen USD. 

Analisa tehnikal untuk karet  dengan support pertama di 256.74 yen dan berikut ke 253.47  yen sedangkan resistant pertama di 261.64 dan berikut ke 263,27 yen 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting