Harga Tembaga Kuartalan Terendah Sejak 2011

154
tembaga

(Vibiznews – Commodity) – Harga tembaga turun pada penutupan pasar hari Kamis. Penurunan kuartalan terendah sejak 2011 karena lockdown Covid di Cina dan pertumbuhan ekonomi lambat. 

Logam industri lainnya juga mengalami penurunan harga kuartalan  terburuk terendah tahunan antara 20% – 40%.  

Penurunan akan berlanjut dalam waktu dekat, bank sentral menaikkan suku bunga sehingga  pertumbuhan ekonomi terhambat. Harga logam pasti turun kalau terjadi resesi di AS.  

Harga tembaga di London Metal Exchange (LME) turun 1.6% menjadi $8,265.50 per ton. Harga tembaga turun 20.3% di kuartal ke dua sejak awal April.  Harga tembaga turun 19.8% pada kuartal pertama 2020 karena pandemi Covid-19. Harga kuartalan tembaga tidak pernah turun tajam sejak 2011. 

Perkiraan harga ada di range $7,000 – $7,500 di kuartal ke tiga, dan naik lagi di kuartal ke empat. 

Pasar Modal Global mengalami penurunan terburuk pada semester pertama tahun ini.  

Dolar AS menguat pada kuartal  ini tertinggi sejak 2016 akibatnya harga logam menjadi  mahal bagi pembeli  di luar AS. 

Pabrik-pabrik di Cina sudah aktif kembali setelah  lockdown covid 19 selama 3 bulan dilepas.  

Produksi pabrik di Jepang di bulan Mei. mengalami penurunan bulanan terbesar selama 2 tahun. 

 Harga logam industri lain : 

  • Harga aluminium turun1% menjadi  $2,445.50. Turun  30% di kuartal 2 
  • Harga zinc turun 6.1% menjadi $3,155. Turun 24% di kuartal  2 
  • Harga Nikel turun 4.3% menjadi $22,745. Turun 29% di kuartal 2 
  • Harga Lead turun 0.4% menjadi $1,925.5 . Turun 20% di kuartal 2. 
  • Harga timah naik 2% menjadi $26,250. Turun 39% di kuartal 2 

Penurunan harga kuartalan 5 logam industri diatas terendah pada 10 tahun terakhir. 

Analisa tehnikal untuk Tembaga dengan support pertama di $8,149   berikut ke $8,074  sedangkan resistant pertama di $8,277 Dan berikut ke $8,330  

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting