Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp14.937/USD; Dollar di Eropa Ditopang Sentimen Hawkish the Fed

281
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (1/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah dalam 4 hari, mengurangi sebagian loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,27% atau 40 poin ke level Rp 14.937 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.897. Rupiah terpantau berada di level 21 bulan lebih terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.925 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.972, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.937. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah terkoreksi; merangkak bangkit lagi dalam sentimen hawkish the Fed yang akan terus agresif menaikkan suku bunga serta risiko resesi global.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 105,06, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 104,73.

Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi melemah signifikan 117,254 poin (1,70%) ke level 6.794,328, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di tengah investor mencermati data kenaikan aktivitas pabrik di China serta mengikuti Wall Street yang ditutup kembali melemah.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.767 – Rp14.974.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting