Kekhawatiran Resesi dan Agresifnya Pengetatan Moneter — Global Market Outlook, 4-8 July 2022 by Alfred Pakasi

482

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Pasar mencermati munculnya risiko resesi global di tengah agresifnya kebijakan pengetatan moneter the Fed dan bank-bank sentral global.
  • US dollar terpantau mendekati posisi 20 tahun tertingginya, sementara S&P 500 menutup dengan drop semester pertama yang terbesarnya sejak 52 tahun yang lalu.
  • Pada akhir pekan nanti investor akan fokus kepada keluarnya data tenaga kerja AS, yaitu Non-Farm Payrolls.

Pasar saham dunia terpantau bias melemah, harga emas lanjut terkoreksi, dan US dollar kembali menguat.

Minggu berikutnya, isyu prospek pemulihan ekonomi dunia global akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 4-8 July 2022.

===

Pasar Forex

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara mingguan menguat dan mendekati kembali level hampir 20 tahun tertingginya, oleh sentimen hawkish the Fed yang akan terus agresif menaikkan suku bunga serta risiko resesi global, di mana indeks dolar AS secara mingguan berakhir naik ke 105.12. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau turun ke 1.0426. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.0642 dan kemudian 1.0787, sementara support pada 1.0358 dan 1.0340.

Pound sterling minggu lalu terlihat melemah ke level 1.2093 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.2406 dan kemudian 1.2638, sedangkan support pada 1.1933 dan 1.1445. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir naik ke level 135.23. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 136.70 dan 137.00, serta support pada 131.49 serta level 129.51. Sementara itu, Aussie dollar terpantau turun ke level 0.6815. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.6994 dan 0.7135, sementara support level di 0.6763 dan 0.6648.

Pasar Saham

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum bias melemah terpengaruh dari sentimen negatif bursa global dan Wall Street. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir melemah ke level 25,935. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 27,389 dan 28,339, sementara support pada level 25,520 dan 24,966. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 21,859. Minggu ini akan berada antara level resistance di 22,450 dan 22,524, sementara support di 20,657 dan 19,178.

Bursa saham Wall Street minggu lalu berakhir melemah terpicu oleh data manufaktur AS yang terkontraksi di tengah kekhawatiran pasar akan datangnya resesi ekonomi AS, sementara S&P500 mencatat drop semester pertama terbesarnya sejak 1970 yang lalu. Dow Jones secara mingguan melemah ke level 31,097, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 32,053 dan 34,118, sementara support di level 30,431 dan 29,888. Index S&P 500 minggu lalu turun ke level di 3,825.7, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4,030 dan 4,310, sementara support pada level 3,691 dan 3,636.

Pasar Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau tertekan di minggu ketiganya, oleh melajunya dollar dan sentimen kenaikan suku bunga, sehingga harga emas spot secara mingguan melemah ke level $1,809.47 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1857 dan berikut $1892, serta support pada $1784 dan $1780.

 

Ketrampilan seorang investor pada masa-masa ini seperti sedang diuji. Situasi pasar yang sebagian kadang sideways, sebagian lagi sedang membentuk tren-tren jangka menengah sehingga dibutuhkan kemampuan analisis yang jeli supaya tidak salah dalam mengambil keputusan investasi, baik untuk masuk ataupun keluar pasar. Ketrampilan biasanya berbanding lurus dengan pengalaman atau jam terbang. Ini juga yang sering menjadi kendala bagi banyak investor karena masih memiliki banyak aktivitas lain di samping trading investasi. Bagi Anda yang sering kali tidak cukup punya waktu, vibiznews.com adalah sobat investasi Anda. Kami memang ada di bidang ini, siang dan malam, tanpa henti untuk juga membantu Anda. Untuk Anda yang telah mengalaminya, disampaikan terimakasih untuk para members yang telah bersama terus dengan kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting