Kospi Awal Pekan Merosot Untuk Hari Ke-4 Berturut

184

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan merosot untuk hari keempat berturut-turut hingga melemah cukup signifikan pada perdagangan hari Senin (4/7/2022). Indeks Kospi anjlok ke  posisi terendah dalam 20 bulan  oleh aksi jual 693 saham, dan terpantau masih ada sekitar 188 saham yang menguat.

Sentimen negatif yang menekan Kospi awal pekan masih dipengaruhi kekhawatiran investor atas langkah Federal Reserve AS yang mengekang inflasi dapat memicu resesi ekonomi yang lebih dalam dari perkiraan.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 5,08 poin atau 0,22 persen menjadi  2.300,34, terendah sejak 2 November 2020. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka  ditutup flat atau sama dengan sesi sebelumnya di 304,01, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 305.82 dan sempat turun ke posisi terendah di 300.82.

Secara sektoral, saham  pembuat kapal dan bahan kimia menurunkan indeks seperti saham Hyundai Engineering & Construction turun 3,36 persen  dan perusahaan kimia terkemuka LG Chem anjlok 1,77 persen. Saham kapital besar lainnya yang menekan Kospi seperti saham  LG Energy Solution dan Samsung SDI  turun masing-masing 0,14 persen dan 1,17 persen.

Namun pergerakan sebaliknya terjadi pada saham pemimpin pasar Samsung Electronics naik 1,6 persen , saham raksasa chip SK hynix naik 1,83 persen dan saham operator platform Kakao dan Kakao Bank khusus Internet juga ditutup naik masing-masing 1,19 persen men dan 1,73 persen.