Harga Minyak Dunia 5 Juli di Eropa Mixed, Berpotensi Melemah

150

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia bergerak mixed di pasar komoditas sesi Eropa hari Selasa (5/7/2022) dengan harga minyak Brent sedang terkoreksi dari penguatan sebelumnya. Untuk harga minyak WTI masih berada di posisi lebih tinggi namun berpotensi alami pelemahan secara teknikal.

Harga minyak mempertahankan kenaikannya baru-baru ini karena masalah sisi penawaran yang terus-menerus melebihi kekhawatiran resesi pada akhirnya akan merugikan permintaan energi.

Dalam perkembangan terakhir, pekerja lepas pantai Norwegia memulai pemogokan pada hari Selasa yang diperkirakan akan memangkas sekitar 130.000 barel atau 6,5% dari produksi minyak harian negara itu.

Minyak juga tetap naik hampir 50% tahun ini karena pemulihan ekonomi global bertepatan dengan terganggunya pasokan Rusia akibat perang di Ukraina. Menambah kekhawatiran pasokan, OPEC+ telah berjuang untuk memompa lebih banyak minyak mentah karena kurangnya investasi, batas kapasitas dan kerusuhan politik di beberapa negara anggota.

Sementara itu, minyak berada di bawah tekanan bulan lalu karena tanda-tanda resesi AS yang akan datang, didorong oleh perjuangan agresif Federal Reserve melawan inflasi, mendorong gelombang penjualan komoditas.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak berjangka bulan Agustus 2022 menguat  1,12% ke posisi US$109.64 per barel setelah dibuka pada posisi US$108.80. Sedangkan untuk minyak acuan dunia atau jenis Brent melemah  0,60%  ke posisi US$112.71 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak untuk kedua benchmark diperkirakan lebih rendah dari penutupan sebelumnya, dimana minyak WTI akan menemui kisaran support di 108.29 – 107.55 dan jika bergerak kuat akan mendaki ke kisaran resisten kuat di 111.81 – 112.00 setelah tembus 111.40.

Untuk minyak Brent pergerakan selanjutnya dapat menjumpai kisaran support kuat di 110.36 – 109.13 jika turun menembus posisi 110.75.