Rupiah Selasa Ditutup Merosot ke Rp14.987/USD; Dollar di Eropa pada Level 20 Tahun Tertingginya

164
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (5/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup merosot di hari keenamnya, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa lanjutkan penguatan setelah menanjak perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,13% atau 20 poin ke level Rp 14.987 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.967. Rupiah terpantau berada di level 26 bulan lebih terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.975 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.992, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.987. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa lanjutkan penguatan setelah menanjak perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya; di sekitar level hampir 20 tahun tertingginya sebagai safe haven di tengah investor mengkhawatirkan pelambatan pertumbuhan ekonomi global.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 105,85, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,16.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi rebound 64,094 poin (0,97%) ke level 6.703,266, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat di tengah investor menunggu keputusan suku bunga dari RBA (Australia) untuk mencari arah pasar berikutnya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa flat. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.767 – Rp15.150.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting