Rupiah Selasa Pagi Lanjut Melemah ke Sekitar Rp14.991/USD; Tertekan ke 26 Bulan Terendahnya

261
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (5/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau terus merosot di hari keenamnya, mendekati level Rp15.000, sementara dollar AS di pasar Asia tertahan setelah menanjak perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,16% atau 24 poin ke level Rp 14.991 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.967. Rupiah terpantau berada di level 26 bulan lebih terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.975 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.992, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.991. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia tertahan setelah menanjak perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya; tetap bertahan sebagai safe haven di tengah investor mengkhawatirkan pelambatan pertumbuhan ekonomi global.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik tipis ke level 105,18, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,16.

Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama rebound signifikan 104,900 poin (1,54%) ke level 6.689,428, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat di tengah investor menunggu keputusan suku bunga dari RBA (Australia) untuk mencari arah pasar berikutnya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia agak flat. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.767 – Rp15.150.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting