Rekomendasi Emas 6 Juli 2022: Turun Tajam karena Kuatnya USD

610

(Vibiznews – Commodity) Harga emas turun tajam dalam perdagangan sesi AS hari Selasa. Emas tertekan oleh karena menguatnya dollar AS dengan indeks dollar AS naik menyentuh ketinggian selama 20 tahun dan turun tajamnya harga minyak mentah. Selain itu, grafik tehnikal jangka pendek emas juga sepenuhnya bearish yang mengundang para spekulator yang berdagang berdasarkan analisa grafik tehnikal masuk ke posisi jual di pasar berjangka.

Emas berjangka kontrak bulan Agustus turun $39.30 ke $1,768.20. Sementara perak berjangka Comex bulan September turun $0.027 ke $19.65 per ons.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam dengan saham-saham Asia kebanyakan naik namun saham-saham Eropa kebanyakan turun. Sementara indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Kekuatiran akan inflasi dan resesi masih menekan turun minat terhadap resiko dari para trader dan investor.

AS dikabarkan pada minggu ini akan mengurangi sebagian dari tarif impor yang dikenakan atas barang-barang impor Cina pada masa pemerintahan Trump. Hal ini dilakukan dalam usaha mengurangi keprihatinan akan inflasi dan resesi.

Perhatian pasar pada minggu ini tertuju kepada laporan employment AS bulan Juni yang akan keluar pada hari Jumat. Angka Non-Farm Payrolls AS bulan Juni diperkirakan akan muncul di 250.000 dibandingkan dengan angka bulan Mei di 390.000.

Hal kunci di luar pasar emas adalah turun tajamnya harga minyak mentah Nymex ke sekitar $98.00. Indeks dollar AS naik menyentuh ketinggian dalam dua dekade meskipun yields treasury note AS 10 tahun turun ke 2.8%. Turunnya yields treasury AS adalah salah satu tanda kemungkinan inflasi telah mencapai puncaknya.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,760 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,750 dan kemudian $1,725.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,777 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,785 dan kemudian $1,800.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido