Forex Dolar Eropa 7 Juli: Terkoreksi dari Tertinggi 20 Tahun

201
dolar rupiah

(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS dalam indeks dolar pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (7/7/2022) terkoreksi dari posisi tertinggi dalam 20 tahun yang dicapai sesi sebelumnya.

Posisi indeks dolar masih bergerak di area resisten hariannya secara teknikal dibawah kisaran 107.00.

Indeks tetap mendekati level tertinggi dalam 20 tahun setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve Juni menunjukkan konsensus bahwa suku bunga perlu naik lebih lanjut untuk mencegah inflasi yang kuat.

Lihat: Imbal Hasil Treasury AS Bergerak Naik; Inversi Kurva Imbal Hasil Tetap Terjadi

Pembuat kebijakan menekankan pentingnya memerangi harga konsumen yang lebih tinggi, bahkan jika itu menghambat pertumbuhan, memperkuat taruhan bahwa Fed dapat menaikkan suku bunga sebesar 75bps bulan ini dan menambah daya tarik safe haven dolar.

Sebagai safe haven, permintaan untuk dolar juga didukung oleh krisis energi yang membayangi di Eropa dan gejolak politik di Inggris.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Terhadap beberapa rival utamanya, dolar sedang koreksi terhadap kurs euro dari kisaran tertinggi 20 tahun pada kisaran 1.0207. Poundsterling menguat dari posisi terendah 28 bulan terhadap dolar di kisaran 1.1944. Terhadap aussie, dolar AS melemah dan turun dari tertinggi 2 tahun di kisaran 0.6817.

Terpantau indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa retreat dan kini indeks berada di kisaran 106,64 atau melemah  0,25%.

Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi rilis data ADP di sesi Amerika yang diperkirakan lebih rendah dari periode sebelumnya.

Secara teknikal akan lanjut ke posisi 106.40 sebelum  tembus support kuat nya di kisaran 106,30. Namun jika menguat kembali akan balik ke 106.94 sebelum resisten kuat di 107.64.