Forex Eropa GBPUSD 7 Juli: Boris Jhonson Diberitakan Mundur dari PM Inggris

231

(Vibiznews – Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (7/7/2022) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD bergerak lebih tinggi menembus posisi resisten kuat dari kisaran terendah 28 bulan sesi sebelumnya.

Poundsterling terangkat pemberitaan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan mengundurkan diri hari ini, karena beberapa anggota kabinetnya berhenti. Ini berarti Inggris bersiap untuk memiliki pemimpin keempat dalam enam tahun.

Sebelumnya diberitakan Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan Sajid Javid mengundurkan diri sebagai protes terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Boris Johnson.

Poundsterling  telah jatuh secara konsisten sejak Mei 2021 untuk mencapai titik terendah pandemi karena risiko resesi membayangi dan investor meragukan BoE akan dapat mengendalikan inflasi yang melonjak tanpa terlalu merusak ekonomi.

BoE memperingatkan prospek ekonomi Inggris telah  memburuk  karena dampak perang di Ukraina dan mengatakan kepada bank untuk meningkatkan penyangga modal untuk menghadapi guncangan.

Bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar 115 poin persentase tetapi inflasi tidak menunjukkan tanda-tanda memuncak dan rumah tangga mungkin akan menjadi lebih tegang dalam beberapa bulan mendatang

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa terkoreksi setelah menanjak 3 hari di sesi global sebelumnya;  tetap mendekati level tertinggi dalam 20 tahun setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve Juni menunjukkan konsensus bahwa suku bunga perlu naik lebih lanjut untuk mencegah inflasi yang kuat.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD menguat,  pair kini berada di posisi 1.1993 yang berusaha  mendaki ke posisi  1.2020. Jika tembus akan lanjut  mendaki ke resisten lemahnya di 1.2040 – 1.2090. Namun jika meluncur kembali  ke posisi terendah 1.1908 akan turun ke support kuatnya di 1.1873 – 1.1820.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting