Harga Emas 7 Juli di Eropa Rebound, Masih di Terendah 9 Bulan

191
harga emas

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas terpantau bergerak naik pada perdagangan sesi Eropa hari Kamis (7/7/2022) yang berusaha menembus pivot sebelum capai resisten kuat secara teknikal.

Harga emas rebound dari pelemahan selama 3 hari berturut pada pekan ini di kisaran  terendah dalam 9 bulan karena posisi dolar AS yang sedang koreksi dari posisi rekor tinggi 2 dekade.

Secara fundamental posisi harga emas masih bearish karena kekhawatiran resesi yang meningkat dan ekspektasi kenaikan suku bunga agresif oleh bank sentral utama mendorong investor memburu dolar.

Risalah dari pertemuan Federal Reserve Juni menunjukkan bahwa pembuat kebijakan sepakat bahwa biaya pinjaman perlu naik lebih lanjut untuk mencegah inflasi yang kuat, meningkatkan taruhan kenaikan suku bunga agresif dan memperkuat daya tarik dolar dibandingkan dengan emas.

Meskipun emas secara luas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak menghasilkan.

Lihat: Forex Dolar Eropa 7 Juli: Terkoreksi dari Tertinggi 20 Tahun

Bank Sentral Eropa juga akan mulai menaikkan biaya pinjaman bulan ini dan diperkirakan akan mempercepat jalur pengetatannya untuk sisa Q3 jika inflasi tetap tinggi, dengan investor memproyeksikan suku bunga deposito bank sentral untuk pindah ke wilayah positif pada bulan Oktober.

Terpantau harga emas spot sedang menguat 6,94 poin atau 0,40% ke kisaran US$1745,53 per troy ons dan harga emas comex untuk kontrak bulan Agustus 2022 naik 6,10 poin atau 0,35% ke kisaran US$1742,60 per troy ons.

Secara teknikal harga emas spot sedang mendaki ke posisi 1755.60  dan jika tembus akan naik  ke posisi  resisten kuat di 1763.68 – 1768.55.

Namun jika kemudian bergerak sebaliknya akan  turun kembali ke  posisi terendah 1736.39 sebelum meluncur ke support kuat di kisaran 1723.15 – 1718.55.