Rekomendasi Emas 8 Juli 2022: Terkoreksi Naik karena Melemahnya USD

504

(Vibiznews – Commodity) Harga emas naik pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis. Setelah turun menyentuh ke kerendahan selama 8 ½ bulan karena menguatnya indeks dollar AS yang menyentuh ketinggian selama 20 tahun pada hari Rabu, harga emas berhasil bangkit

karena dollar AS mulai melemah. Kenaikan harga emas juga ditopang oleh kenaikan harga minyak mentah.

Emas berjangka kontrak bulan Agustus naik $2.10 ke $1,740.80 per troy ons. Sementara perak berjangka Comex bulan September naik $0.141 ke $19.30 per ons.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar terus menggali isi dari risalah pertemuan FOMC the Fed yang terbaru yang dirilis pada hari Rabu. Kelihatannya Federal Reserve AS akan menaikkan tingkat bunga kuncinya sebesar 75 basis poin dengan probabilita sebesar 96% pada pertemuan FOMC the Fed berikutnya.

Berita semalam mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berkata dia setuju untuk mengundurkan diri pada musim gugur ini karena skandal pesta pada masa pandemik.

Perhatian pasar saat ini sedang tertuju kepada laporan employment AS bulan Juni yang akan keluar pada hari Jumat. Angka Non-Farm Payrolls AS bulan Juni diperkirakan akan muncul di 250.000 dibandingkan dengan angka bulan Mei di 390.000.

Hal kunci di luar pasar emas adalah berhasil bangkitnya harga minyak mentah Nymex ke $101 per barel dan melemahnya dollar AS.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,734 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,724 dan kemudian $1,700.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,756 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,771 dan kemudian $1,792.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido