Harga Kopi, Gula dan Kakao Mingguan

486

(Vibiznews – Commodity) – Review Pasar Minggu ke- 2 bulan Juli.  Harga soft commodities di akhir minggu masih beragam.  

Harga kopi mixed pada penutupan pasar hari  Jumat  15 Juli. Harga kopi Robusta turun ke harga terendah 10 ½ bulan.  Melemahnya dolar membuat harga kopi Arabika naik dari harga terendah 8 bulan.  

Persediaan kopi Arabika di ICE turun ke terendah  22 tahun. Persediaan kopi Robusta Naik ekspor kopi Vietnam naik 13.3 %.  

Harga gula pada penutupan pasar Jumat 15 Juli  naik ke harga tertinggi 5 Minggu. Melemahnya indeks dolar menyebabkan harga gula kembali naik. Harga minyak mentah naik 2 % menaikkan harga etanol.

https://www.vibiznews.com/2022/07/17/rekomendasi-minyak-mingguan-18-22-juli-2022-masih-di-bawah-tekanan-turun/

Harga kakao pada penutupan pasar hari Jumat 15 Juli naik tinggi.  Indeks dolar turun membuat harga kakao naik dari harga terendah 1 tahun hari Kamis.  

https://www.vibiznews.com/2022/07/17/rekomendasi-gbp-usd-mingguan-18-22-juli-2022-waktunya-untuk-koreksi-temporer/

Harga kakao sempat ke harga terendah 1 tahun pada hari Kamis. Tanda bahwa permintaan kakao berkurang. Laporan IRI produksi coklat AS turun 1.5% dari tahun lalu dalam 13 Minggu sampai 12 Juni.  

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut : 

KOPI


Harga kopi Arabika September di  ICE New York naik $4.50 (2.30%) menjadi $199.80.  Harga kopi Robusta September di ICE London turun 0.36%.  

Selama seminggu  ini harga kopi Arabika turun 11.2 %  

Faktor Penggerak Harga Kopi :  

  • Produksi kopi  global   2022/23 ( Oktober – September) akan naik 4.7% dari tahun lalu menjadi 174.95 juta kantong menurut USDA.  
  •  Pasar kopi global di 2022/23 akan menjadi surplus 3.5   juta kantong dari defisit 7.3 juta di 2021/22  kantong menurut Citi Group 
  • Laporan  ICO   total ekspor kopi global  Oktober – Mei 2022 naik 1.3% dari tahun lalu menjadi 88.506 kantong. 
  • Produksi kopi Brazil di 2022 diperkirakan akan naik 12% menjadi 53.4 juta kantong menurut CONAB 
  • Colombia National Federation of Coffee Growers melaporkan   produksi  kopi Colombia dari Juni naik 6% dari  tahun lalu menjadi 939,000 kantong 
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam dari Januari sampai Juni 2022 naik  21.7% dari tahun lalu menjadi  1.027 MMT  menurut Vietnam’s General Statistics Office 
  • Produksi kopi Robusta Vietnam di 2021/22 diperkirakan naik menjadi 31.58 juta kantong dari 31.1 juta kantong. Perkiraan Produksi   di 2022/23   akan turun 2.2% dari tahun lalu menjadi 30.9 juta kantong menurut USDA. 
  • The Green Coffee Association melaporkan pada 16 Juni  persediaan kopi hijau di AS di bulan Mei naik 1.6% dari bulan lalu. Persediaan  naik 3.2% dari tahun lalu menjadi 6.004 juta kantong.  

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $197  , berikut ke $195. Resistant pertama di $ 211 dan berikut ke $ 218.  

GULA 


Harga gula Oktober di ICE New York naik  28 sen (1.48%) menjadi $19.25. Harga gula Oktober di ICE London naik  1.54%.  

Selama   seminggu ini  harga gula naik 1.20 %.   

Faktor Penggerak Pasar Gula: 

  • Perkiraan Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2022/23 naik  15% dari  tahun lalu menjadi 40.3 MMT menurut CONAB. 
  • Perkiraan Export Brazil di 2022/23  naik 3.7% dari tahun lalu menjadi 26.6 MMT menurut USDA FAS 
  • Produksi gula India di 2021/22  diperkirakan     naik 12.2% dari tahun lalu menjadi 35 MMT dari 33.3 MMT   menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA) 
  •  Ekspor gula India di 2021/22 akan mencapai rekor 9 MMT  menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA) 
  • Ekspor gula Thailand diperkirakan sebesar 7 MMT di 2021/22 menurut the Thailand Office of Cane and Sugar Board 

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $   18.60 dan berikut ke  $18.20 .  Resistant pertama di $  19.20 dan berikut ke $19.00 .   

KAKAO

Harga kakao September di ICE New York naik $74 (3.29%)  menjadi $2,321 per ton. Harga kakao September di ICE London naik 2.14%.   

Selama   seminggu ini   harga kakao di New York  naik 0.12% . 

Faktor penggerak pasar kakao : 

  • Perkiraan produksi kakao dunia di 2021/22 (Oktober – September) akan  turun  5.2%  dari tahun lalu menjadi 4.995 MMT menurut ICCO  
  • Perkiraan pasar Kakao global di 2021/22 akan  defisit 181,000 MT dari surplus 215,000 MT di 2020/21 menurut ICCO. 
  • Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa persediaan kakao turun akumulasi kakao yang dikirim ke pelabuhan sebesar 2.32 MMT pada tanggal  1 Oktober – 10 Juli hampir tidak berubah dari tahun lalu    
  • The Ghana Cocoa Board  memperkirakan panen kakao Ghana di 2021/22 sebesar 950,000 MT turun 5.6% dari 1.06 MMT perkiraan panen 2020/21 

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $ 2,220 dan berikut ke $2,170   sedangkan resistant pertama di $2,340   dan berikut ke $2,380  

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting