Presiden Jokowi : Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global; Fundamental Ekonomi Tetap Baik di Tengah Gejolak Perekonomian Dunia

229

(Vibiznews – Economy & Business) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan kita patut bersyukur bahwa Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global yang terjadi sekarang ini yang mengena kepada semua negara di seluruh dunia.

Krisis yang dihadapi baik krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19, krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan akibat perang Ukraina. Dimana Seratus tujuh negara terdampak krisis, sebagian di antaranya diperkirakan jatuh bangkrut. Diperkirakan juga 553 juta jiwa terancam kemiskinan ekstrem, dan 345 juta jiwa terancam kekurangan pangan dan kelaparan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa, 16 Agustus 2022.

Presiden Jokowi juga menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap sangat baik di tengah perekonomian dunia yang sedang bergolak. Hal tersebut terlihat dalam capaian ekonomi Indonesia, di antaranya :

– Inflasi berhasil dikendalikan di kisaran 4,9%. Angka ini jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN yang berada di sekitar 7%. Jauh di bawah inflasi negara-negara maju yang berada di sekitar 9%.

– Ekonomi Indonesia berhasil tumbuh positif di 5,44% pada kuartal II tahun 2022.

– Neraca perdagangan Indonesia surplus selama 27 bulan berturut-turut, dan pada semester I tahun 2022 berhasil mencapai surplus sekitar Rp364 triliun.

Presiden Jokowi juga mengingatkan untuk harus tetap waspada dan harus tetap hati-hati. Namun di sisi lain, agenda-agenda besar bangsa harus dilanjutkan untuk meraih Indonesia Maju.