Harga Kopi Turun Persediaan Kopi Hijau Naik

221
kopi

 ( Vibiznews – Commodity) – Harga kopi turun pada penutupan pasar hari Selasa. Melimpahnya persediaan kopi hijau di AS pada bulan Juli naik 2.9% dari bulan lalu 

Harga kopi Arabika September di ICE New York turun $6.15 (2.73%) menjadi $219.35. Harga kopi Robusta September di ICE London turun 1.42%.  

Persediaan kopi hijau di AS melimpah pada bulan Juli naik 2.9% dari bulan lalu. Naik 2.5% dari tahun lalu menjadi tertinggi 1 ¾ tahun menjadi 6.223 juta kantong menurut The Green Coffee Association.  

Harga kopi Arabika mengalami tekanan karena hujan turun deras pada minggu lalu sehingga kekhawatiran kekeringan berkurang di Brazil. Data Somar Meteorologia pada hari Senin melaporkan curah hujan 17.8 mm atau 659% dari rata-rata di Minas Gerais. 

Harga kopi Robusta hari Senin melanjutkan kenaikan harga minggu lalu ke harga tertinggi 5 bulan. Melimpahnya persediaan kopi Robusta menurunkan harga. Vietnam’s General Department of  Customs pada hari Senin  melaporkan  Ekspor kopi Robusta  Vietnam pada  Juli 2022 turun 17.1% dari bulan lalu menjadi 113,852 ton. Ekspor Vietnam pada 7 bulan pertama di 2022 Januari – Juli naik 17.3% dari tahun lalu menjadi 1.13 MMT. 

USDA pada 7 Juni memperbaiki Perkiraan produksi kopi Vietnam di 2021-22 dinaikkan menjadi 31.58 juta kantong dari 31.1 juta kantong. Untuk produksi tahun 2022/23 turun 2.2% Dari tahun lalu menjadi 30.9 juta kantong. 

Persediaan kopi dalam pengawasan ICE terendah 23 tahun menjadi 571,580 kantong, pada hari Senin terendah sejak 1999. 

Data dari Safras and Mercado bahwa petani kopi di Brazil sudah selesai panen kopi 2022/23 sebesar 89% sampai  9 Agustus. Masih lambat dibawah rata-rata 5 tahun 91%. Panen kopi Arabika sudah selesai panen 84% sementara panen kopi Robusta sudah selesai 97%. 

The National Federation of Coffee Growers melaporkan pada 3 Agustus lalu produksi kopi  Colombia  di bulan Juli turun 22% dari tahun lalu menjadi 944,000 kantong. 

Harga kopi turun karena meningkatnya  ekspor kopi global. The International Coffee Organization (ICO) pada 2 Agustus melaporkan ekspor kopi global dibulan Juni naik 1.3% dari tahun lalu menjadi 1.11 juta kantong. Kumulatif ekspor dari Oktober – Juni naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 98.77 juta kantong 

Honduras, produsen kopi Arabika terbesar ke 4 dunia pada 1 Agustus melaporkan ekspor kopi kopi Juli turun 38% dari tahun lalu menjadi 409,668 kantong karena panen turun. 

Cecafe melaporkan pada hari Rabu ekspor kopi Brazil turun 16% dari tahun lalu menjadi 2.17 juta kantong karena pengiriman dan penundaan panen di awal musim panen. 

Harga kopi masih melanjutkan penurunannya setelah Laporan USDA bi-annual pada 23 Juni. Perkiraan produksi kopi Arabika global di 2022/23 naik 4.7% menjadi 174.95 juta kantong. Laporan dari USDA Perkiraan persediaan akhir kopi global di 2022/23 naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 34.704 juta kantong dari USDA.    

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $214 , berikut ke $200 . Resistant pertama di $ 234 dan berikut ke $  241. 

https://www.vibiznews.com/2022/08/15/minggu-ke-dua-agustus-harga-kopi-gula-dan-kakao-naik/

 Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting