IHSG Kamis Siang Menguat Tipis ke 7.140; Dipimpin Energy, Masih Berkonsolidasi

265
BEI Sepekan
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (18/8) terpantau berakhir menguat tipis 6,632 poin (0,09%) ke level 7.140,085 setelah dibuka naik ke level 7.146,981.

IHSG berkonsolidasi dan tertahan agak melandai, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah mengikuti Wall Street yang berakhir tergelincir  setelah rilis FOMC Minutes menunjukkan the Fed masih mengetatkan kebijakan moneternya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,47% atau 70 poin ke level Rp 14.837, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya; lanjutkan penguatan oleh rilis FOMC Minutes yang mengindikasikan the Fed akan terus mengerek naik suku bunganya untuk menekan tingginya inflasi.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.767.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 13,528 poin (0,19%) ke level 7.146,981. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,416 poin (0,24%) ke level 1.018,773. Siang ini IHSG menguat 6,632 poin (0,09%) ke level 7.140,085. Sementara LQ45 terlihat naik 0,07% atau 0,690 poin ke level 1.017,047.

Siang ini enam dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor energy yang menanjak 1,46%, diikuti sektor industrial yang naik 0,44%.

Tercatat sebanyak 247 saham naik, 238 turun dan 196 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 858.378 kali transaksi sebanyak 18,420 miliar lembar saham senilai Rp 7,656 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,84%, dan Hang Seng yang turun 0,63%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Harum Energy (HRUM) 2,76%, Adaro Minerals (ADMR) 2,27%, Sumber Alfaria (AMRT) 1,54%, dan Bukit Asam (PTBA) 1,47%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak berkonsolidasi dan agak melandai, sementara bursa kawasan Asia melemah mengikuti Wall Street yang berakhir tergelincir  oleh the Fed yang hawkish.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih berkonsolidasi dalam bias menguat, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.258 dan 7.297. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.902, dan bila tembus ke level 6.778.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group