Rupiah Jumat Berakhir Menguat Tajam ke Rp14.830/USD; Dollar di Eropa Tergelincir, ECB Agresif

287
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (9/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat cukup signifikan, menambah gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa tergelincir setelah naik tipis di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,47% atau 70 poin ke level Rp 14.830 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.900. Rupiah terpantau di sekitar level 2 minggu tertingginya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.875 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.880, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.830.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa tergelincir setelah naik tipis; tergerus cepat dari 20 tahun tertingginya di antara pernyataan Jerome Powell yang terus menaikkan suku bunga melawan inflasi AS serta euro yang menanjak setelah ECB agresif menaikkan suku bunga 75bp.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 108,44, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 109,66.

Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi menguat 10,639 poin (0,15%) ke level 7.242,656, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Hang Seng setelah the Fed menyatakan akan terus menaikkan suku bunga serta Wall Street yang kembali menguat.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.797 – Rp14.992.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting