IHSG Rabu Siang Melemah ke Level 7.154; Terkoreksi ke 3 Minggu Terendahnya, Searah Regional

178
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (21/9) terpantau melemah 42,464 poin (0,59%) ke level 7.154,487 setelah dibuka turun ke level 7.185,236.

IHSG tergerus ke 3 minggu terendahnya dan searah regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah mengikuti Wall Street yang tergelincir menjelang rilis the Fed yang diekspektasikan menaikkan suku bunga.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,18% atau 27 poin ke level Rp 15.009, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah menguat di sesi global sebelumnya; menghampiri level 20 tahun lebih tertingginya di tengah investor menunggu rilis kebijakan suku bunga the Fed yang akan agresif pada Kamis dini hari WIB ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.975, terpantau di level 2 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 11,715 poin (0,16%) ke level 7.185,236. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,376 poin (0,13%) ke level 1.026,831. Siang ini IHSG melemah 42,464 poin (0,59%) ke level 7.154,487. Sementara LQ45 terlihat turun 0,55% atau 5,611 poin ke level 1.022,596.

Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor energy yang merosot 1,48%, diikuti sektor infrastructure yang turun 0,94%.

Tercatat sebanyak 187 saham naik, 322 turun dan 170 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 850.919 kali transaksi sebanyak 18,485 miliar lembar saham senilai Rp 6,708 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,23%, dan Hang Seng yang turun 1,51%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Rukun Raharja (RAJA) -2,88%, Adaro Minerals (ADMR) -2,54%, Merdeka Cooper (MDKA) -1,92%, dan Antam (ANTM) -1,46%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak tergerus ke 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini melemah mengikuti Wall Street yang tergelincir menjelang rilis kebijakan the Fed.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di zona merah di antara sentimen negatif global, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.318 dan 7.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.015, dan bila tembus ke level 6.902.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group