Imbal Hasil Treasury 2-Tahun AS Cetak Rekor, Naik Tertinggi 15 Tahun

320

(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS naik pada hari Jumat, dimana imbal hasil Treasury 2-tahun mencatatkan tertinggi baru 15-tahun merespon kenaikan suku bunga terbaru Federal Reserve dan pengaruhnya bagi perekonomian ke depan.

Imbal hasil Treasury 2-tahun yang sensitif terhadap kebijakan mencapai rekor 15-tahun baru 4,266% di awal sesi tetapi terakhir diperdagangkan di 4,18%.

Sementara itu, imbal hasil pada 10-tahun mencapai tertinggi 11-tahun di 3,829% di awal sesi tetapi terakhir diperdagangkan datar di 3,705%.

Hasil dan harga bergerak dalam arah yang berlawanan, dengan satu basis poin sama dengan 0,01%.

The Fed pada Kamis dinihari menyampaikan kenaikan suku bunga 75 basis poin besar lainnya dan mengindikasikan niatnya untuk tetap agresif, menaikkan suku bunga menjadi 4,6% pada 2023 dan 4,4% pada akhir 2022. Bank sentral global mencatat dari buku pedoman The Fed, menerapkan kenaikan substansial mereka sendiri setelah keputusan tersebut.

Bahkan dengan pergerakan tajam minggu ini dalam imbal hasil, banyak analis percaya imbal hasil bisa naik lebih tinggi.

Banyak analis menafsirkan suku bunga jangka pendek secara signifikan lebih tinggi daripada suku bunga jangka panjang sebagai sinyal penurunan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan terdukung sentimen kenaikan suku bunga agresif The Fed, namun juga akan mencermati pergerakan data ekonomi yang jika ada pelemahan data ekonomi, akan dapat menekan imbal hasil Treasury AS.