Harga Gandum Rally Minggu ke III September 2022

443

(Vibiznews – Commodity) – Pada Minggu ke III September harga gandum mingguan kembali naik ke harga tertinggi 9 minggu pada hari Kamis. Namun harga gandum tidak bertahan pada hari Jumat 23 September harganya kembali turun.  

Akankah harga gandum lepas dari pergerakan sidewaysnya pada September ini, mari amati faktor-faktor apa saja yang dapat menggerakan harga gandum. 

Harga gandum turun pada akhir minggu karena menguatnya indeks dolar AS ke tertinggi 20 tahun sehingga harga komoditas semua turun termasuk gandum. 

Harga gandum Desember di CBOT turun 30.25 sen menjadi $8.8050 per bushel. Harga gandum mingguan naik 20.75 sen, 

Harga gandum Desember di Euronext Paris turun 0.9% menjadi 346.25 euro ($336.07) per ton. 

Grafik Pergerakan Harga Gandum Agustus – Minggu III September 2022 

gandum, harga, grafik

Pada minggu ke III bulan September harga gandum rally untuk melepaskan pergerakan sideways harga saat ini. 

Faktor-faktor yang menggerakan harga pada minggu ke III September :  
Pergerakan ekonomi global :  

Harga gandum tidak dapat bertahan pada ketinggiannya di hari Kamis setelah the Feds mengumumkan kenaikan suku bunga 75 basis point. Sehingga kekhawatiran bahwa akan terjadi resesi ekonomi global  

https://www.vibiznews.com/2022/09/24/suku-bunga-akan-terus-naik-resesi-global-datang-global-market-outlook-26-30-september-2022-by-alfred-pakasi/

Pada hari Jumat indeks dolar AS menguat ke tertinggi 20 tahun di 111. 360. Membuat harga komoditas turun. Harga gandum AS menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang di luar dolar. Permintaan gandum AS menjadi berkurang. 

https://www.vibiznews.com/2022/09/24/indeks-dolar-as-akhir-pekan-naik-tertinggi-20-tahun/

Fundamental di Amerika Serikat :  

Laporan Penjualan Ekspor Mingguan dari USDA bahwa 183,467 gandum dipesan minggu ini sampai 15 September. Turun 16% dari minggu lalu, dibawah perkiraan dan setengahnya dari tahun lalu pada minggu yang sama. Negara tujuan ekspor terbesar Indonesia dan Cina. 

Total Ekspor yang belum dikirim di tahun marketing ini 10.4 MMT sampai 15 September. Turun 3% dari tahun lalu dan terendah sejak 10 September. 

The International Grain Council memperkirakan produksi 2022/23 mencapai 792 MMT. Naik 14 MMT dari perkiraan sebelumnya. Naik 10 MMT dari tahun lalu. Persediaan naik 11 MMT menjadi 286 MMT. 

Progress pertumbuhan tanaman mingguan sebesar 21% gandum musim dingin sudah ditanam, dibawah perkiraan 24-25%. Minggu  lalu 10% ditanam  dibawah rata-rata 17% sampai 18 September.   

Harga gandum, jagung dan kedelai masih akan naik jika cuaca kering masih terus berlangsung di Amerika Serikat. Kekeringan masih berlangsung di pertanian di Oklahoma, Kansas dan Nebraska. Diperkirakan masih berlanjut karena masih di tengah masa kekeringan 5 – 7 tahun. Cuaca La Nina masih akan berlangsung sampai awal 2023.   

 Fundamental di Eropa:  

Harga gandum di Eropa turun pada akhir minggu setelah naik pada minggu ini ke tertinggi dua bulan, namun para pedagang mempertimbangkan akan risiko eskalasi perang di Ukraina, panen meningkat di Rusia, dan kekhawatiran investor akan resesi ekonomi 

Pada hari Kamis harga gandum di Eropa sempat naik ke tertinggi sejak 11 Juli di 350.25 euro. Pada seminggu ini harga gandum Eropa naik 3.7%.  

Coceral memperkiraan hasil gandum Uni Eropa sebesar 140.5 MMT diturunkan 2.5 MMT karena hasil Spanyol dan Hongaria turun karena gelombang panas 

 Rusia dan Ukraina 

Peristiwa-peristiwa global yang membuat harga gandum naik tertinggi pada hari Kamis. Pada akhir minggu lalu Rusia melakukan mobilisasi masal tambahan 300.000 tentara. Sementara dilakukan referendum di beberapa wilayah Ukraina yang diduduki Rusia mulai Jumat dan berakhir Selasa. Wilayah tersebut 15% wilayah Ukraina. 

Kenaikan harga gandum pada minggu ini setelah Rusia melakukan mobilisasi tentaranya dan melakukan referendum untuk bergabung dengan Rusia di daerah Ukraina Timur. Kekhawatiran hal ini mengganggu perdagangan gandum di pelabuhan pelabuhan penting di Laut Hitam.  

Sovecon Rusia menaikan perkiraan hasil gandum diatas 100 MMT dibanding perkiraan USDA 91 MMT. Namun ekspor Rusia masih buruk, karena adanya sangsi terhadap Rusia.   

UkrAgroConsult melaporkan tanaman gandum di Ukraina sudah selesai 9%. Perkiraan penurunan area tanam 17.45.  

Pemesanan Gandum : 

Pakistan sedang mencari 300k gandum. Jordania juga mencari 120k MT gandum di pasar Internasional 

Kesimpulan : 

  • Harga gandum berusaha untuk meningkat lagi, yang bisa menaikkan harga adalah faktor cuaca di daerah pertanian. Kekeringan bisa mengurangi hasil panen.  
  • Saat ini panen gandum musim semi sudah selesai, sedangkan penanaman gandum musim dingin masih berlangsung di pertanian AS.  
  • Invasi Rusia ke Ukraina masih menjadi faktor pemicu utama kenaikan dari harga gandum.  

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $8.85 dan berikut ke $8.49. Resistant pertama di $9.34 dan berikut ke $10.02. 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting.