Rekomendasi Minyak 28 September 2022: Berhasil Bertahan dan Naik Sedikit

194

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Selasa sempat  bergerak naik, diperdagangkan di sekitar $78.40 per barel, sebelum akhirnya terkoreksi turun kembali ke sekitar $77.45 per barel.

Setelah sempat turun ke $76.44, minyak mentah WTI mengalami koreksi naik ke $78.40 pada awal jam perdagangan sesi AS. Namun dalam jam perdagangan sesi AS selanjutnya harga minyak mentah WTI terkoreksi turun kembali ke $77.45 per barel.

Selain kurangnya data atau event dari kalender ekonomi yang muncul pada hari Selasa, koreksi yang terjadi atas dollar AS dan harapan akan terhindarnya dunia dari resesi kelihatannya telah mendorong kenaikan harga minyak mentah WTI dari level terendah sejak bulan Januari 2020.

Indeks dollar AS turun dari ketinggian selama 20 tahun, turun 0.4% intraday dekat 113.68 dengan turunnya yields treasury AS bersamaan dengan buruknya data ekonomi AS dan ekspektasi inflasi.

Yields treasury AS turun dari ketinggian beberapa tahun, sementara S&P 500 Futures mengalami kenaikan. Yields treasury AS 10 tahun naik ke level tertinggi dalam 12 tahun.

Selain itu data ekonomi AS, Chicago Fed National Activity Index, melemah ke 0.00 pada bulan Agustus dibandingkan dengan ekspektasi pasar di 0.09 dan revisi naik dari angka sebelumnya di 0.29.

Sementara ekspektasi inflasi jangka panjang turun ke level terendah sejak Juli 2022 dengan angka terakhir ada di 2.32%.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $77.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $76.48 dan kemudian $75.75. “Resistance” yang terdekat menunggu di $78.08 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $79.68 dan kemudian $80.33.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.