Bursa Asia-Pasifik Bergerak Lebih Rendah, Rabu (28/09)

253
Asian market

(Vibiznews – Index) – Bursa saham di Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah pada pembukaan pada hari Rabu (28/09) setelah S&P 500 menetapkan level terendah baru 2022 semalam di Wall Street.

Nikkei 225 Jepang turun 0,34%, sedangkan indeks Topix turun 0,49 persen.

Risalah dari pertemuan Bank of Japan Juli mengatakan beberapa anggota dewan kebijakan melihat inflasi konsumen melambat pada fiskal 2023 kecuali harga komoditas terus meningkat.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,16%. Kospi di Korea Selatan turun 0,76%, dan Kosdaq kehilangan 0,58%. Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,2 persen.

Australia akan melaporkan data penjualan ritel untuk Agustus nanti Rabu. Diharapkan untuk inci 0,4% lebih tinggi dari Juli, di mana cetakan datang pada 1,3%.

Dow Jones Industrial Average menyerahkan kenaikan sebelumnya sekitar 400 poin menjadi turun 125,82 poin, atau 0,43%, menjadi 29.134,99 pada akhir sesi. Nasdaq Composite naik 0,25% menjadi 10.829,50.

Imbal hasil 10-tahun AS mendekati level kunci 4 persen.

Imbal hasil Treasury 10-tahun merayap mendekati 4%, level yang belum pernah disentuh sejak 2010.

10-tahun A.S. adalah hasil benchmark yang menentukan arah untuk tingkat hipotek rumah dan pinjaman konsumen dan bisnis lainnya dimana indikator ini telah dibatasi lebih tinggi minggu ini, karena imbal hasil emas Inggris berlomba lebih tinggi dan ekspektasi Federal Reserve yang agresif.

Selasti Panjaitan/Vibiznews/Head of Wealth Planning