Rupiah Selasa Pagi Melemah Terbatas ke Rp15.719/USD; Mendekati 2,5 Tahun Terendahnya

149
dolar AS
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (22/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah terbatas di hari ketujuhnya, sementara dollar AS di pasar Asia terkoreksi perlahan setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,04% atau 7 poin ke level Rp 15.719 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.712. Rupiah terpantau mendekati posisi 2,5 tahun terendahnya, sejak April 2020 kembali.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar melemah ke Rp 15.710 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.727, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.719.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi perlahan setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya; ditahan teknikal setelah melaju karena naiknya permintaan safe haven dan investor menantikan rilis FOMC Minutes nanti.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 107,62, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 107,77.

Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama melemah 7,819 poin (0,11%) ke level 7.074,362, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah investor mencermati risiko penyebaran Covid di China serta Wall Street yang ditutup melemah.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.392 – Rp15.760.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting