IHSG Rabu Siang Menguat 0,5% ke Level 7.066; Ditopang Sektor Energi dan Keuangan

174
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (23/11) terpantau menguat 35,907 poin (0,51%) ke level 7.066,495, setelah dibuka naik ke level 7.043,582.

IHSG bergerak menguat dalam fase konsolidasinya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah investor menantikan rilis FOMC Minutes serta Wall Street yang ditutup menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,06% atau 9 poin ke level Rp 15.706, dengan dollar AS siang ini terpantau melandai setelah melemah di sesi global sebelumnya; ditahan setelah terkoreksi oleh naiknya permintaan investor atas aset berisiko sembari menantikan rilis FOMC Minutes nanti.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.687, dan terpantau dekat dengan posisi 2,5 tahun terendahnya, sejak April 2020 kembali.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,994 poin (0,18%) ke level 7.043,582. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,487 poin (0,65%) ke level 1.009,747. Siang ini IHSG menguat 35,907 poin (0,51%) ke level 7.066,495. Sementara LQ45 terlihat naik 0,43% atau 4,270 poin ke level 1.001,144.

Siang ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor energy yang menanjak 1,29%, diikuti sektor finance yang naik 0,82%.

Tercatat sebanyak 245 saham naik, 263 turun dan 177 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 744.913 kali transaksi sebanyak 17,711 miliar lembar saham senilai Rp 6,517 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed bias menguat, di antaranya traits Times yang merosot 0,18%, dan Hang Seng yang naik 0,63%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Paninvest (PNIN) 9,87%, Mitra Adiperkasa (MAPI) 3,76%, Bank Danamon (BDMN) 2,96%, dan United Tractors (UNTR) 2,94%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak menguat pada fase konsolidasinya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah investor menantikan rilis FOMC Minutes.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di rentangnya karena masih konsolidasi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.128 dan 7.225. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.955, dan bila tembus ke level 6.747.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group