Sinyal Perlambatan Suku Bunga The Fed; Peningkatan Covid China – Global Market Outlook, 28 November – 2 December 2022

468

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Rilis risalah pertemuan The Fed bulan November memberikan sinyal The Fed akan memperlambat kenaikan suku bunga berikutnya
  • Pada hari Jumat, China melaporkan rekor harian baru untuk infeksi Covid-19, sehingga kota-kota di China memberlakukan langkah-langkah pembatasan mobilitas dan pembatasan lainnya untuk menekan penyebaran virus.
  • Pekan mendatang pasar akan memonitor data ekonomi, antara lain, data inflasi Jerman November pada hari Selasa dan data inflasi zona Eropa November pada hari Rabu. Dari AS, akan ada GDP Growth Rate Q3 pada hari Rabu, dan data Unemployment Rate dan Non Farm Payroll November pada hari Jumat.

Pasar saham dunia terpantau meningkat, harga emas menguat, dan US dollar terkoreksi.

Minggu berikutnya, isyu prospek pemulihan ekonomi dunia global akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 14 – 18 November 2022.

===

Pasar Forex

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara mingguan menurun, terpicu sentiment perlambatan kenaikan suku bunga The Fed dan rilis risalah pertemuan The Fed yang mensinyalkan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih kecil dari sebelumnya; dimana indeks dolar AS secara mingguan berakhir merosot ke 106.06. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau menguat ke 1.0396. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.0561 dan kemudian 1.0728, sementara support pada 1.0188 dan 0.9694.

Poundsterling minggu lalu terlihat menguat ke level 1.2093 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.2172 dan kemudian 1.2487, sedangkan support pada 1.1840 dan 1.1515. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir turun ke level 139.18 Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 140.17 dan 142.40, serta support pada 136.11 serta level 133.47. Sementara itu, Aussie dollar terpantau naik ke level 0.6749. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.6904 dan 0.7104, sementara support level di 0.6693 dan 0.6528.

Pasar Saham

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum mixed, dengan sentimen perlambatan kenaikan suku bunga The Fed AS mengimbang peningkatan kasus covid China. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir menguat ke level 28,296. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 28,785 dan 29,092, sementara support pada level 27,926 dan 27,282. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir melemah ke level 17,574. Minggu ini akan berada antara level resistance di 19,896 dan 20,693, sementara support di 16,626 dan 14,911.

Bursa saham Wall Street minggu lalu menguat setelah rilis risalah pertemuan The Fed menunjukkan sinyal perlambatan kenaikan suku bunga AS. Dow Jones secara mingguan melonjak ke level 34,347, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 34,736 dan 35,914, sementara support di level 33,816 dan 32,932. Index S&P 500 secara mingguan menguat ke level 4,027.72, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4,158 dan 4,278, sementara support pada level 3,904 dan 3,879.

Pasar Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau meningkat setelah dolar AS melemah dan risalah pertemuan The Fed mensinyalkan perlambatan kenaikan suku bunga AS, sehingga harga emas spot secara mingguan menguat ke level $1,753.60 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1770 dan berikut $1802, serta support pada $1708 dan $1675.

 

Berita tentang pergerakan pasar di Amerika dan Eropa, termasuk faktor-faktor pemicunya, tidak pernah surut untuk memengaruhi naik turunnya pasar investasi di global dan dalam negeri. Satu saat sepertinya memberi harapan, pada kesempatan lain memutuskan ekspektasinya. Sangat tidak menentu. Ketidakpastian semakin jelas merupakan suatu kepastian di pasar satu ini. Tidak perlu berharap pasar yang akan berubah. Kita, sebagai investor, yang harus beradaptasi dengan ketidakpastian pasar. Vibiznews.com dapat menjadi pendamping untuk memberikan pencerahan di tengah pasang surut, naik turun, dan ketidakjelasan pasar. Bagi Anda kami hadir. Untuk para partner, kami sampaikan terimakasih telah bersama terus dengan kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!