Rekomendasi Emas 29 November 2022: Turun karena Menguatnya USD

588

(Vibiznews – Commodity) Harga emas turun dalam perdagangan sesi AS hari Senin. Setelah naik ke atas $1,760 pada jam perdagangan sesi Eropa, harga emas jatuh ke bawah $1,750 karena naiknya dollar AS yang mengambil keuntungan dari memburuknya sentimen pasar.

Emas berjangka kontrak bulan Februari turun $12.80 ke $1,742.50 per troy ons. Perak berjangka Nymex bulan Maret turun $0.025 ke $21.41 per ons.

Pasar di domain Asia menghadapi tekanan yang luarbiasa besar di tengah keresahan yang terjadi di Cina atas restriksi yang diberlakukan. Para individu datang ke jalan – jalan memprotes langkah-langkah restriktif atas Covid – 19.

Bangkitnya Covid – 19 di Cina telah berlangsung selama beberapa bulan dan sekarang para rumah tangga frustasi dan marah karena terus menerus berada di rumah tanpa penghasilan yang tetap untuk mengongkosi kebutuhan paling dasar. Para pemprotes membawa slogan “Demokrasi Bukan Diktator” yang bisa memicu resiko perang sipil.

Hal ini telah memicu tema enggan terhadap resiko di pasar global dan region Asia – Pacific menghadapi suasana yang sangat panas. Sementara itu bank-bank pemerintah Cina membeli saham-saham habis-habisan untuk menggerakkan pasar yang sudah babak belur.

Pasar saham global kebanyakan turun dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Para trader terus memantau dengan seksama perkembangan terbaru dari Cina.

Hal kunci di luar pasar emas adalah naiknya indeks dollar AS dan turunnya harga minyak mentah Nymex diperdagangkan disekitar $75.50 per barel.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,733 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,725 dan kemudian $1,700.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,761 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,770 dan kemudian $1,791.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido