Rupiah Selasa Berakhir Melemah ke Rp15.742/USD; Dollar di Eropa Kembali Terkoreksi

167
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (29/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah di hari ketiganya, dengan menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,13% atau 20 poin ke level Rp 15.742 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.722. Rupiah terpantau di sekitar posisi 2,5 tahun terendahnya, sejak April 2020 kembali.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar melemah ke Rp 15.722 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.748, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.742.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah menguat perlahan 2 hari; kembali terkoreksi setelah sempat rally bertahap oleh pernyataan pejabat the Fed yang akan menaikkan suku bunga sebelum itu bertahan beberapa waktu.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 106,27, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 106,67.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi melemah 5,289 poin (0,08%) ke level 7.012,069, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya rebound dipimpin Hang Seng oleh harapan akan melonggarnya kebijakan Covid di China.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa melangkah turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.392 – Rp15.760.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting