IHSG Kamis Siang Melemah 0,7% ke Level 7.033; Bursa Asia Menguat, Sambut the Fed Dovish

194
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (1/12) terpantau melemah 48,512 poin (0,69%) ke level 7.032,801, setelah dibuka naik ke level 7.084,301.

IHSG bergerak dalam area konsolidasinya dan terkoreksi profit taking pendek, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat setelah Chairman the Fed menyatakan pengurangan kenaikan suku bunga dapat dimulai Desember ini serta Wall Street yang berakhir dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,57% atau 89 poin ke level Rp 15.642. Sedangkan dollar AS di pasar uang Asia terpantau menurun setelah terkoreksi tajam di sesi global sebelumnya; tertekan setelah the Fed menyatakan akan memulai perlambatan kenaikan bunga segera pada Desember ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.722, dan terpantau lompat ke posisi 2 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat tipis 2,988 poin (0,04%) ke level 7.084,301. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,888 poin (0,09%) ke level 1.007,395. Siang ini IHSG melemah 48,512 poin (0,69%) ke level 7.032,801. Sementara LQ45 terlihat turun 0,96% atau 9,631 poin ke level 998,652.

Siang ini lima dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor technology yang merosot 1,37%, diikuti sektor finance yang turun 1,25%.

Tercatat sebanyak 229 saham naik, 282 turun dan 175 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 834.479 kali transaksi sebanyak 13,159 miliar lembar saham senilai Rp 9,162 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,06%, dan Hang Seng yang naik 1,60%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Singaraja Putra (SINI) -6,82%, MD Pictures (FILM) -5,98%, Kencana Energi (KEEN) -5,23%, dan Gudang Garam (GGRM) -4,64%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dalam konsolidasinya dan terkoreksi profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat setelah Chairman the Fed menyatakan pengurangan kenaikan suku bunga dimulai Desember ini.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan mengurangi area loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.128 dan 7.225. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.955, dan bila tembus ke level 6.747.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group